Armada Bantuan Gaza 2 Hari Lagi Dekati Zona Risiko Tinggi, Dunia Diseru Tekan Israel
Selasa, 30 September 2025 - 18:28 WIB
loading...
A
A
A
Ia menekankan, "Tindakan-tindakan ini merupakan tindakan putus asa, tidak berbeda dengan apa yang kita saksikan selama dekade terakhir apartheid Afrika Selatan."
Mandela bersumpah, “Upaya GSF tidak akan berhenti hingga genosida berhenti, bantuan kemanusiaan mengalir bebas, dan rakyat Palestina bebas."
Misi tersebut menegaskan kembali pada hari Senin bahwa, "Tekad kami mutlak, tetapi inilah saat di mana kewaspadaan dan solidaritas global Anda paling dibutuhkan."
Sejak mengingkari gencatan senjata pada 18 Maret, Israel terus melanjutkan pemboman udara berdarahnya di Jalur Gaza, menewaskan dan melukai ribuan warga Palestina.
Mulai 7 Oktober 2023, militer Israel, dengan dukungan Amerika, melancarkan perang genosida terhadap rakyat Gaza.
Kampanye ini sejauh ini telah mengakibatkan lebih dari 66.000 warga Palestina tewas, sementara lebih dari 168.000 lainnya terluka.
Sebagian besar penduduk telah mengungsi, dan kerusakan infrastruktur belum pernah terjadi sebelumnya sejak Perang Dunia II. Ribuan orang masih hilang.
Baca juga: Pemimpin Gerakan Jihad Islam Tolak Rencana Trump: Hal Itu akan Picu Konflik
Mandela bersumpah, “Upaya GSF tidak akan berhenti hingga genosida berhenti, bantuan kemanusiaan mengalir bebas, dan rakyat Palestina bebas."
Misi tersebut menegaskan kembali pada hari Senin bahwa, "Tekad kami mutlak, tetapi inilah saat di mana kewaspadaan dan solidaritas global Anda paling dibutuhkan."
Genosida yang Berkelanjutan
Sejak mengingkari gencatan senjata pada 18 Maret, Israel terus melanjutkan pemboman udara berdarahnya di Jalur Gaza, menewaskan dan melukai ribuan warga Palestina.
Mulai 7 Oktober 2023, militer Israel, dengan dukungan Amerika, melancarkan perang genosida terhadap rakyat Gaza.
Kampanye ini sejauh ini telah mengakibatkan lebih dari 66.000 warga Palestina tewas, sementara lebih dari 168.000 lainnya terluka.
Sebagian besar penduduk telah mengungsi, dan kerusakan infrastruktur belum pernah terjadi sebelumnya sejak Perang Dunia II. Ribuan orang masih hilang.
Baca juga: Pemimpin Gerakan Jihad Islam Tolak Rencana Trump: Hal Itu akan Picu Konflik
(sya)
Lihat Juga :