Armada Bantuan Gaza 2 Hari Lagi Dekati Zona Risiko Tinggi, Dunia Diseru Tekan Israel

Selasa, 30 September 2025 - 18:28 WIB
loading...
Armada Bantuan Gaza...
Armada Global Sumud sedang menuju Gaza. Foto/X
A A A
JALUR GAZA - Flotila Sumud Global (GSF), yang didedikasikan untuk menembus blokade ilegal Israel di Gaza, telah mengumumkan misi tersebut akan mencapai wilayah kantong yang terkepung tersebut sekitar empat hari lagi dan akan memasuki zona risiko tinggi dalam dua hari.

“Flotila tersebut sedang menjalani etape terakhir perjalanannya, yang diperkirakan akan memakan waktu 4 hari dan menempuh jarak 370 mil laut," ungkap pernyataan misi tersebut di laman Instagram resminya.

Mereka menjelaskan, "Dalam dua hari, kapal-kapal tersebut akan memasuki apa yang disebut oleh penyelenggara sebagai 'zona oranye', area yang paling mungkin dicegat Israel."

Sebelumnya pada hari Senin, misi tersebut mengumumkan armada tersebut dihentikan sementara setelah salah satu kapal, "Johnny M", mengalami kebocoran di ruang mesin.

"Situasi tidak dapat diatasi di laut dan kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan. Semua peserta telah dipindahkan dengan selamat ke kapal lain, beberapa akan dipindahkan ke kapal lain dan yang lainnya akan diturunkan ke darat," ungkap penyelenggara.

Penyelenggara menekankan, “Jeda ini tidak akan menyebabkan penundaan yang signifikan bagi misi tersebut, yang dijadwalkan tiba dalam waktu 4 hari."

Satu kapal militer dari Italia akan mendampingi armada lebih dari 40 kapal, sementara fregat militer lain dari Spanyol diperkirakan segera bergabung.

Ancaman Israel


Al Jazeera Arabic mengutip laporan media Israel, termasuk dari lembaga penyiaran publik KAN, yang menyatakan Israel sedang bersiap mencegat dan menyita kapal-kapal tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
AS Bombardir Jembatan...
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Brutal, Pasukan Israel...
Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas
Rekomendasi
Peserta Penmaba Jalur...
Peserta Penmaba Jalur Disabilitas UNJ 2026 Meningkat, Ini Jurusan Favoritnya
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Infografis
Suriah Minta Bantuan...
Suriah Minta Bantuan Dunia untuk Melawan Agresi Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved