Perjanjian Damai 1979 dengan Mesir di Ujung Tanduk, Pejabat Israel Ketar-ketir

Senin, 29 September 2025 - 19:44 WIB
loading...
Perjanjian Damai 1979...
Perjanjian damai 1979 terancam antara Israel dan Mesir terancam hancur. Foto/X
A A A
KAIRO - Pejabat Israel menimbulkan kekhawatiran atas apa yang mereka gambarkan sebagai pembangunan infrastruktur militer Mesir di Semenanjung Sinai. Itu menjadi peringatan bisa mencakup kemampuan ofensif dan melanggar perjanjian damai 1979 antara kedua negara.

Menurut Maariv, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memberikan Sekretaris Negara AS Marco Rubio dengan daftar kegiatan Mesir di Sinai selama pertemuan mereka di Yerusalem yang diduduki pekan lalu. Perjanjian itu, yang ditandatangani dengan jaminan AS, membatasi pasukan Mesir di semenanjung untuk menyalakan senjata di daerah tertentu.

Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi telah berulang kali menolak saran bahwa negaranya akan memasuki perang dengan Israel, bersikeras bahwa prioritasnya tetap menjadi keamanan warga negara Mesir. Dia telah mengatakan bantuan kemanusiaan kepada Gaza harus dikoordinasikan dengan Israel, sementara mengesampingkan tindakan militer sepihak.

Maariv mencatat bahwa pernyataan Sisi memposisikan Mesir sebagai mediator yang mengandalkan diplomasi daripada intervensi langsung. Kairo telah menyatakan kemauan untuk membantu memfasilitasi pengiriman bantuan tetapi tidak dengan mengorbankan keamanan nasionalnya atau dengan terlibat dalam eskalasi militer.

Axios melaporkan bahwa Netanyahu meminta pemerintahan Trump minggu lalu untuk menekan Mesir untuk mengurangi kehadiran militernya di Sinai, mengutip seorang pejabat AS dan dua pejabat Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved