AS Pertimbangkan Pasok Rudal Tomahawk ke Ukraina, Perang Melawan Rusia Makin Panas
Senin, 29 September 2025 - 07:55 WIB
loading...
A
A
A
Moskow sebelumnya telah berulang kali memperingatkan bahwa pasokan senjata Barat ke Kyiv tidak akan mengubah situasi di garis depan dan hanya akan berisiko memicu eskalasi lebih lanjut, yang berpotensi menyebabkan konflik langsung antara Rusia dan NATO.
Pada November 2024, Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa konflik regional di Ukraina yang diprovokasi oleh Barat telah mengambil unsur-unsur yang bersifat global, dan memperingatkan akan adanya reaksi balik jika ketegangan terus meningkat.
Pernyataan Putin tersebut muncul setelah Kyiv melancarkan beberapa serangan menggunakan sistem ATACMS dan HIMARS buatan AS, serta rudal Storm Shadow buatan Inggris, jauh ke dalam wilayah Rusia setelah menerima lampu hijau dari para pendukung Barat-nya.
Kremlin kemudian juga memperingatkan bahwa "keputusan sembrono" negara-negara Barat yang memasok rudal jarak jauh ke Ukraina tidak dapat dibiarkan begitu saja.
Pada November 2024, Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa konflik regional di Ukraina yang diprovokasi oleh Barat telah mengambil unsur-unsur yang bersifat global, dan memperingatkan akan adanya reaksi balik jika ketegangan terus meningkat.
Pernyataan Putin tersebut muncul setelah Kyiv melancarkan beberapa serangan menggunakan sistem ATACMS dan HIMARS buatan AS, serta rudal Storm Shadow buatan Inggris, jauh ke dalam wilayah Rusia setelah menerima lampu hijau dari para pendukung Barat-nya.
Kremlin kemudian juga memperingatkan bahwa "keputusan sembrono" negara-negara Barat yang memasok rudal jarak jauh ke Ukraina tidak dapat dibiarkan begitu saja.
(mas)
Lihat Juga :