34 Negara Bertemu saat Netanyahu Pidato di PBB, Bahas Tindakan terhadap Israel

Sabtu, 27 September 2025 - 13:48 WIB
loading...
34 Negara Bertemu saat...
Negara-negara anggota PBB berpartisipasi dalam Pertemuan Tingkat Menteri tingkat tinggi Grup Den Haag pada tanggal 26 September 2025, di New York City. Foto/mee
A A A
NEW YORK - Ketika Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu naik panggung di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York pada hari Jumat (26/9/2025), 34 negara berkumpul di bawah bendera The Hague Group untuk mengoordinasikan langkah-langkah hukum, diplomatik, dan ekonomi yang bertujuan menghentikan genosida Israel di Gaza.

Sebagian besar diplomat PBB juga meninggalkan pidato Netanyahu sebagai protes terhadap tindakan pemerintahnya di Palestina dan berbagai serangan terhadap negara-negara di Timur Tengah dan Afrika Utara selama dua tahun terakhir.

Pertemuan tingkat menteri tersebut, yang diketuai bersama oleh Kolombia dan Afrika Selatan, mempertemukan pemerintah dari berbagai negara di Amerika Latin, Afrika, Asia, Eropa, dan Timur Tengah.

Selain para ketua bersama, negara-negara yang hadir adalah: Aljazair, Antigua dan Barbuda, Bolivia, Brasil, Cile, Komoro, Kuba, Djibouti, Guyana, Honduras, Islandia, Indonesia, Irak, Irlandia, Yordania, Kuwait, Malaysia, Maladewa, Meksiko, Namibia, Nikaragua, Norwegia, Oman, Palestina, Qatar, Saint Vincent dan Grenadines, Arab Saudi, Slovenia, Spanyol, Turki, Uruguay, dan Venezuela.

Grup Den Haag adalah blok yang terdiri dari delapan negara yakni Bolivia, Kolombia, Kuba, Honduras, Malaysia, Namibia, Senegal, dan Afrika Selatan - yang diluncurkan pada 31 Januari di kota yang namanya sama dengan nama kota tersebut di Belanda dengan tujuan meminta pertanggungjawaban Israel di bawah hukum internasional.

Namun pada hari Jumat, untuk pertama kalinya beberapa negara, termasuk Arab Saudi, Yordania, dan Islandia, menghadiri acara yang diselenggarakan oleh grup tersebut, sebagai tanda meningkatnya tekanan internasional terhadap Israel.

Dalam sambutan penutup mereka di pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Kolombia Rosa Villavicencio dan Menteri Hubungan Internasional Afrika Selatan Ronald Lamola memperingatkan, "Pilihan yang dihadapi setiap pemerintah jelas: keterlibatan atau kepatuhan. Sejarah akan menilai kita bukan dari pidato yang kita sampaikan, tetapi dari tindakan yang kita ambil."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
Kebakaran Panti Asuhan...
Kebakaran Panti Asuhan Tewaskan Setidaknya 11 Orang, Termasuk Anak-Anak
Brutal, Pasukan Israel...
Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas
Rekomendasi
Sekjen Kemendagri: HUT...
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
MilkLife Athletics Challenge...
MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2026 Perluas Jalur Pembinaan Atletik
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved