60 Warga Palestina Tewas dan Tentara Israel Kepung Kota Gaza saat Netanyahu Pidato di PBB
Sabtu, 27 September 2025 - 07:39 WIB
loading...
A
A
A
Netanyahu Keras Kepala
Kematian tersebut terjadi ketika Netanyahu menyampaikan pidato yang menantang di markas besar PBB, mengecam negara-negara yang telah mengakui negara Palestina pekan ini.
Bahkan sebelum ia mulai berpidato, sebagian besar delegasi telah meninggalkan ruangan sebagai protes atas kekejaman yang dilakukan Israel di Gaza.
Dalam pidatonya, ia mengatakan kata-katanya disiarkan melalui pengeras suara di seluruh wilayah Gaza.
Perdana Menteri Israel bahkan mengklaim pidatonya disiarkan ke telepon warga Gaza, sebelum ia mengeluarkan peringatan kepada anggota Hamas untuk meletakkan senjata mereka dan membebaskan para tawanan yang tersisa.
Namun, Randa Hanoun, 30 tahun, seorang pengungsi Palestina yang tinggal di Deir el-Balah di Jalur Gaza tengah, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa hal itu tidak benar.
"Itu bohong – kami belum menerima pesan atau apa pun di telepon, dan kami tidak mendengar pengeras suara," ujar Hanoun.
Selagi pertempuran di lapangan terus berlanjut, dan meskipun Netanyahu tidak menunjukkan tanda-tanda akan menghentikan serangan, Presiden AS Donald Trump mengklaim pada hari Jumat bahwa ia hampir mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang dan memulangkan para tawanan.
"Sepertinya kita telah mencapai kesepakatan terkait Gaza. Saya pikir ini adalah kesepakatan yang akan memulangkan para sandera. Ini akan menjadi kesepakatan yang mengakhiri perang," ujar Trump kepada para wartawan di Gedung Putih.
Ia tidak memberikan detail dan jadwal. Trump diperkirakan akan bertemu Netanyahu pada hari Senin.
Lihat Juga :