Para Delegasi Keluar Saat Netanyahu Pidato di PBB, PM Israel Tegaskan Perang Gaza Belum Selesai
Jum'at, 26 September 2025 - 21:08 WIB
loading...
A
A
A
Netanyahu telah berulang kali menggunakan serangan tahun 2023, yang menewaskan 1.139 orang, untuk membenarkan kelanjutan perang di Gaza, yang hingga saat ini telah menewaskan 65.502 orang Palestina. Lebih dari 40 warga Palestina telah tewas di Gaza yang kelaparan hari ini saja.
Netanyahu juga berbicara langsung kepada para tawanan, yang keluarganya semakin mengkritik kegagalannya mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang dan membebaskan mereka.
"Ini Perdana Menteri Netanyahu yang berbicara kepada Anda. Langsung dari Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kami tidak melupakan Anda, sedetik pun. Rakyat Israel bersama Anda. Kami tidak akan goyah dan tidak akan beristirahat sampai kami membawa Anda semua pulang," ujar dia.
Para pejabat Israel mengatakan mereka mengecam pidato Netanyahu yang disiarkan dengan pengeras suara di penjuru Gaza.
Netanyahu mengatakan meskipun pasukan Hamas telah berkurang, mereka masih menimbulkan ancaman dan "bersumpah untuk mengulangi kekejaman 7 Oktober".
"Berkat tekad rakyat kami, keberanian tentara kami, dan keputusan berani yang kami ambil, Israel bangkit dari hari tergelapnya untuk menghadirkan salah satu kebangkitan militer paling menakjubkan dalam sejarah," ujarnya. "Namun, kami belum selesai."
Hamas telah berulang kali menyatakan telah berupaya mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang di Gaza. "Kami tidak pernah menjadi penghalang untuk mencapai kesepakatan," ungkap Hamas pada hari Selasa.
Netanyahu juga berbicara langsung kepada para tawanan, yang keluarganya semakin mengkritik kegagalannya mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang dan membebaskan mereka.
"Ini Perdana Menteri Netanyahu yang berbicara kepada Anda. Langsung dari Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kami tidak melupakan Anda, sedetik pun. Rakyat Israel bersama Anda. Kami tidak akan goyah dan tidak akan beristirahat sampai kami membawa Anda semua pulang," ujar dia.
Para pejabat Israel mengatakan mereka mengecam pidato Netanyahu yang disiarkan dengan pengeras suara di penjuru Gaza.
Netanyahu mengatakan meskipun pasukan Hamas telah berkurang, mereka masih menimbulkan ancaman dan "bersumpah untuk mengulangi kekejaman 7 Oktober".
"Berkat tekad rakyat kami, keberanian tentara kami, dan keputusan berani yang kami ambil, Israel bangkit dari hari tergelapnya untuk menghadirkan salah satu kebangkitan militer paling menakjubkan dalam sejarah," ujarnya. "Namun, kami belum selesai."
Hamas telah berulang kali menyatakan telah berupaya mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang di Gaza. "Kami tidak pernah menjadi penghalang untuk mencapai kesepakatan," ungkap Hamas pada hari Selasa.
Lihat Juga :