AS Tak akan Hadapi Hizbullah Secara Militer, Israel Tetap di Lebanon Selatan

Rabu, 24 September 2025 - 00:01 WIB
loading...
AS Tak akan Hadapi Hizbullah...
Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Turki dan Utusan Khusus untuk Suriah, Thomas Barrack. Foto/anadolu
A A A
BEIRUT - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Turki dan Utusan Khusus untuk Suriah, Thomas Barrack, mengatakan pada hari Senin (22/9/2025) bahwa Washington tidak akan melakukan intervensi militer terhadap Hizbullah. Dia menegaskan Israel akan tetap berada di wilayah yang didudukinya di Lebanon selatan.

Dalam pernyataan pers, Barrack mengatakan Israel tidak akan mundur dari lima titik sengketa yang direbutnya dalam perang terakhir.

"Kami tidak akan bertindak melawan Hizbullah, baik melalui pasukan kami maupun melalui Komando Pusat AS," tegasnya.

Utusan tersebut menggambarkan Hizbullah dan Iran sebagai "ular yang kepalanya harus dipenggal," menyebut mereka musuh Amerika Serikat.

Ia mendesak pemerintah Lebanon menunjukkan kemauan politik untuk melucuti Hizbullah, mengklaim kelompok tersebut terus berkembang secara militer dan ekonomi, dengan sekitar USD60 juta yang ditransfer kepadanya dari luar negeri.

Israel melancarkan serangan terhadap Lebanon pada Oktober 2023, yang meningkat menjadi perang skala penuh pada September 2024, menewaskan lebih dari 4.000 orang dan melukai 17.000 lainnya.

Meskipun gencatan senjata telah dicapai pada November 2024, Israel telah melanggarnya lebih dari 4.500 kali, menurut data resmi, yang menyebabkan setidaknya 276 kematian tambahan dan 613 luka-luka.

Meskipun gencatan senjata telah tercapai, Israel masih menduduki lima bukit di Lebanon selatan yang direbut selama perang, beserta wilayah-wilayah lain yang telah didudukinya selama beberapa dekade.

Baca juga: Brigade Al-Qassam Rilis Video Tahanan Israel di Kota Gaza yang Kecam Netanyahu
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
10 Fakta Menarik Spanyol...
10 Fakta Menarik Spanyol Pecundangi Arab Saudi di Piala Dunia 2026
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Spanyol Ngamuk, Sikat...
Spanyol Ngamuk, Sikat Arab Saudi 3-0 di Babak Pertama
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved