Kerusuhan Pecah di Italia, Demonstran Tuntut Pemerintah Akui Negara Palestina

Selasa, 23 September 2025 - 18:10 WIB
loading...
Kerusuhan Pecah di Italia,...
Unjuk rasa pecah di berbagai wilayah di Italia untuk menuntut pemerintah mengakui negara Palestina. Foto/X
A A A
ROMA - Demonstrasi dan kerusuhan berdarah meletus di seluruh Italia untuk mendukung Palestina dan menentang serangan militer Israel di Gaza. Aksi ini meningkatkan tekanan pada pemerintahan Perdana Menteri (PM) Giorgia Meloni, yang sejauh ini menolak seruan untuk mengakui negara Palestina.

Kerusuhan ini terjadi setelah sejumlah negara, seperti Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal, secara resmi mengakui Palestina dalam beberapa hari terakhir, dan Prancis menyusul di Sidang Umum PBB (UNGA) di New York.

Protes di seluruh negeri menuntut Italia menangguhkan hubungan komersial dan militer dengan Israel.

Di Milan, para pengunjuk rasa memecahkan pintu kaca Stasiun Pusat kota dan membakar bendera Amerika Serikat (AS) di dekat konsulat Amerika, yang memicu polisi menggunakan gas air mata.

Penyelenggara protes mengklaim lebih dari 30.000 orang berpartisipasi dalam demonstrasi di ibu kota, sementara demonstrasi di seluruh negeri menutup pelabuhan di Genoa, Livorno, dan Marghera serta memblokir jalan raya di Bologna dan Tuscany.

Meloni mengecam demonstrasi tersebut sebagai "memalukan", menulis di X bahwa kekerasan tersebut "tidak ada hubungannya dengan solidaritas" dan hanya akan merugikan warga negara Italia.

Perdana Menteri bersikeras Italia mendukung solusi dua negara, tetapi berpendapat pengakuan Palestina "sebelum negara itu terbentuk" akan "kontraproduktif".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Cerita El Rumi & Syifa...
Cerita El Rumi & Syifa Hadju Bulan Madu di Italia, Romantis hingga Penuh Kejutan
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Pecahkan Rekor Piala...
Pecahkan Rekor Piala Dunia, Gol Bersejarah Lionel Messi Tuai Perdebatan
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved