Pakistan Perluas Payung Nuklirnya hingga Arab Saudi

Selasa, 23 September 2025 - 04:55 WIB
loading...
Pakistan Perluas Payung...
Pakistan perluas payung nuklirnya hingga Arab Saudi. Foto/X
A A A
RIYADH - Sebuah sumber yang dekat dengan pemerintah Saudi mengatakan bahwa payung nuklir Pakistan kini akan diperluas hingga ke Arab Saudi . Itu diungkapkan hanya beberapa hari setelah kedua sekutu tersebut menandatangani Sebuah perjanjian pertahanan bersama yang mengejutkan.

Sumber tersebut mengungkapkan bahwa perjanjian tersebut telah digodok selama beberapa tahun, dan menambahkan bahwa Arab Saudi berharap India — rival lama Pakistan — memahami kebutuhan keamanan Kerajaan.

Ketika ditanya apakah perjanjian tersebut berarti senjata nuklir Pakistan dapat digunakan untuk membela Arab Saudi, penulis dan analis Saudi, Ali Shihabi, yang dekat dengan istana kerajaan, menegaskan: "Ya, itu benar."

Shihabi menambahkan bahwa perlindungan nuklir merupakan bagian integral dari perjanjian tersebut, dan mencatat bahwa Pakistan memahami bahwa Arab Saudi telah secara efektif membiayai dan mendukung program nuklirnya selama masa sanksi internasional.

Baca Juga: 3 Alasan Spanyol Akui Palestina sebagai Sebuah Negara

Ia juga mengatakan bahwa ia yakin India akan memahami persyaratan keamanan Arab Saudi, dan menyebut hubungan antara Riyadh dan New Delhi saat ini "sangat baik."

Menurut laporan media, Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Muhammad Asif, mengatakan kepada sebuah stasiun radio lokal bahwa program nuklir negara itu akan tersedia bagi Arab Saudi jika diperlukan, setelah penandatanganan pakta pertahanan tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Bus Penuh Penumpang...
Bus Penuh Penumpang Ngebut Masuk Jurang, 40 Orang Tewas
Rekomendasi
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Gugatan Praperadilan, Polda Metro Jaya: Tidak Apa-apa
Film Bapak Paling Jujur,...
Film Bapak Paling Jujur, Drama Komedi yang Bikin Andovi da Lopez Tak Bisa Bohong
Terungkap! Hak Asuh...
Terungkap! Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Ternyata Belum Diputus Pengadilan
Berita Terkini
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved