Presiden Macron Akan Beber Foto dan Bukti Ilmiah Istrinya Perempuan, Bukan Transgender
Jum'at, 19 September 2025 - 06:46 WIB
loading...
A
A
A
Pada Maret 2024, dia mengeklaim akan mempertaruhkan "seluruh reputasi profesionalnya" atas tuduhan tersebut.
Tuduhan tersebut berawal dari ruang daring pinggiran beberapa tahun sebelumnya, melalui video YouTube tahun 2021 oleh blogger Prancis Amandine Roy dan Natacha Rey.
Keluarga Macron awalnya memenangkan kasus pencemaran nama baik di Prancis melawan Roy dan Rey pada tahun 2024, tetapi putusan itu dibatalkan melalui banding pada tahun 2025. atas dasar kebebasan berekspresi, bukan atas dasar kebenaran.
Clare menjelaskan bahwa dia memulai penyelidikan terhadap Owens untuk membangun profil tentang dirinya. Mereka memeriksa jaringan dan hubungannya, lalu melakukan analisis.
Dia menambahkan, "Saya tidak yakin apakah itu motifnya, tetapi kami menemukan hubungan yang kuat antara Owens dan kelompok sayap kanan ekstrem Prancis."
"Dia memiliki audiens yang signifikan, orang-orang mendengarkannya, bukan hanya pendengarnya yang banyak di podcast-nya, tetapi laporan media arus utama juga mengutipnya dalam melaporkan berita palsu ini," jelasnya, seperti dikutip dari BBC, Jumat (19/9/2025).
Pada bulan Juli, Clare mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CNN bahwa gugatan pencemaran nama baik yang diajukan untuk Macron di pengadilan Delaware "benar-benar merupakan pilihan terakhir" setelah upaya selama setahun yang sia-sia untuk menghubungi Owens dan memintanya untuk "melakukan hal yang benar: mengatakan yang sebenarnya, berhenti menyebarkan kebohongan ini."
Tuduhan tersebut berawal dari ruang daring pinggiran beberapa tahun sebelumnya, melalui video YouTube tahun 2021 oleh blogger Prancis Amandine Roy dan Natacha Rey.
Keluarga Macron awalnya memenangkan kasus pencemaran nama baik di Prancis melawan Roy dan Rey pada tahun 2024, tetapi putusan itu dibatalkan melalui banding pada tahun 2025. atas dasar kebebasan berekspresi, bukan atas dasar kebenaran.
Clare menjelaskan bahwa dia memulai penyelidikan terhadap Owens untuk membangun profil tentang dirinya. Mereka memeriksa jaringan dan hubungannya, lalu melakukan analisis.
Dia menambahkan, "Saya tidak yakin apakah itu motifnya, tetapi kami menemukan hubungan yang kuat antara Owens dan kelompok sayap kanan ekstrem Prancis."
"Dia memiliki audiens yang signifikan, orang-orang mendengarkannya, bukan hanya pendengarnya yang banyak di podcast-nya, tetapi laporan media arus utama juga mengutipnya dalam melaporkan berita palsu ini," jelasnya, seperti dikutip dari BBC, Jumat (19/9/2025).
Pada bulan Juli, Clare mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CNN bahwa gugatan pencemaran nama baik yang diajukan untuk Macron di pengadilan Delaware "benar-benar merupakan pilihan terakhir" setelah upaya selama setahun yang sia-sia untuk menghubungi Owens dan memintanya untuk "melakukan hal yang benar: mengatakan yang sebenarnya, berhenti menyebarkan kebohongan ini."
(mas)
Lihat Juga :