Badai Demonstrasi Juga Terpa Timor-Leste, Gagalkan DPR Dapat Mobil Mewah

Kamis, 18 September 2025 - 15:08 WIB
loading...
A A A
Rencana untuk membeli mobil mewah bagi anggota Parlemen bukanlah hal baru—dan faktanya, demonstrasi menentang mobil gratis yang diberikan kepada anggota Parlemen telah terjadi secara berkala sejak tahun 2000-an. Demikian disampaikan Cezario Cesar, salah satu tokoh kunci yang memimpin protes tersebut, kepada BBC, Kamis (18/9/2025).

Pada tahun 2008, polisi menangkap beberapa mahasiswa karena memprotes rencana pengeluaran USD1 juta untuk mobil baru bagi anggota Parlemen.

Namun, baru sekarang gerakan ini benar-benar dimulai—karena negara tersebut terus bergulat dengan tingginya ketimpangan dan pengangguran.

"Kami memulai protes ini...ketika mereka memutuskan untuk membeli mobil," kata Cesar.

"Namun, demonstrasi minggu ini meledak karena masyarakat sudah bosan dengan berbagai hal," ujarnya.

"Masyarakat tidak memiliki akses terhadap pendidikan, air, dan sanitasi yang baik...kami kekurangan fasilitas, tetapi mereka masih membuat begitu banyak undang-undang untuk menguntungkan diri mereka sendiri," kata Cesar.

"Kami pikir ini tidak adil," imbuh dia.

Mahasiswa berusia 30 tahun itu menambahkan bahwa para anggota Parlemen sudah memiliki mobil yang disediakan pemerintah—tetapi ada rencana untuk membelikan mereka mobil baru, meskipun mobil mereka yang ada masih dalam kondisi baik.

Para anggota Parlemen dengan suara bulat pada hari Selasa memutuskan untuk membatalkan rencana pembelian SUV Toyota Prado baru untuk masing-masing dari 65 anggota Parlemen negara itu.

Namun, protes berlanjut pada hari Rabu, dengan beberapa pihak skeptis terhadap perubahan kebijakan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
2 Anggota DPR Amerika...
2 Anggota DPR Amerika Serikat Mundur karena Skandal Seks
Anggota DPR Ini Dipenjara...
Anggota DPR Ini Dipenjara 8 Bulan karena Mengkritik Presiden
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
5 Fakta Menarik Korea...
5 Fakta Menarik Korea Selatan Tumbang dari Meksiko di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Infografis
20 Kolonel Pecah Bintang...
20 Kolonel Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved