Trump Undang Netanyahu ke Gedung Putih saat Israel Hancurkan Kota Gaza
Rabu, 17 September 2025 - 07:50 WIB
loading...
A
A
A
Serangan mematikan ini disambut gembira di Israel, ketika Menteri Pertahanan Israel Katz berseru bahwa "Gaza (Kota) terbakar."
"Selama 24 jam terakhir, setelah diskusi ekstensif dengan eselon politik, IDF (militer) telah secara signifikan memperluas operasinya di Kota Gaza," ujar Letnan Jenderal Eyal Zamir.
Dia menjelaskan, "Kami beroperasi jauh di wilayah tersebut, menggabungkan pasukan darat, serangan presisi, dan intelijen berkualitas tinggi. Tujuan kami adalah meningkatkan serangan terhadap Hamas hingga kekalahan telaknya."
Sebanyak 1.890 orang di Kota Gaza telah tewas sejak bulan lalu ketika Israel menargetkan pusat kota utara yang merupakan satu-satunya tempat pasukan darat Israel tidak beroperasi.
Sejauh ini, tentara Israel mengklaim 40% penduduk kota telah mengungsi, dengan perkiraan sekitar 600.000 orang masih tersisa.
Sementara itu, Direktur Jenderal Kesehatan di Gaza mengatakan hampir satu juta warga Palestina tetap bertahan di Kota Gaza, meskipun mendapat tekanan hebat dari tentara Israel.
Warga Palestina di lapangan melaporkan pemboman Israel yang gencar dan hanya menemukan tumpukan puing-puing besar di bekas menara hunian.
Baca juga: Presiden Mesir Sisi Sebut Israel Musuh, Pertama Sejak Anwar Sadat Kunjungi Yerusalem
"Selama 24 jam terakhir, setelah diskusi ekstensif dengan eselon politik, IDF (militer) telah secara signifikan memperluas operasinya di Kota Gaza," ujar Letnan Jenderal Eyal Zamir.
Dia menjelaskan, "Kami beroperasi jauh di wilayah tersebut, menggabungkan pasukan darat, serangan presisi, dan intelijen berkualitas tinggi. Tujuan kami adalah meningkatkan serangan terhadap Hamas hingga kekalahan telaknya."
Sebanyak 1.890 orang di Kota Gaza telah tewas sejak bulan lalu ketika Israel menargetkan pusat kota utara yang merupakan satu-satunya tempat pasukan darat Israel tidak beroperasi.
Sejauh ini, tentara Israel mengklaim 40% penduduk kota telah mengungsi, dengan perkiraan sekitar 600.000 orang masih tersisa.
Sementara itu, Direktur Jenderal Kesehatan di Gaza mengatakan hampir satu juta warga Palestina tetap bertahan di Kota Gaza, meskipun mendapat tekanan hebat dari tentara Israel.
Warga Palestina di lapangan melaporkan pemboman Israel yang gencar dan hanya menemukan tumpukan puing-puing besar di bekas menara hunian.
Baca juga: Presiden Mesir Sisi Sebut Israel Musuh, Pertama Sejak Anwar Sadat Kunjungi Yerusalem
(sya)
Lihat Juga :