4 Alasan Pejabat Hamas Berlindung di Qatar, Salah Satunya Memberikan Bantuan Finansial
Rabu, 17 September 2025 - 04:55 WIB
loading...
A
A
A
Bagaimana hubungan Qatar dengan Hamas? Setelah pemberontakan Musim Semi Arab 2011, Qatar berselisih dengan beberapa negara tetangga Arabnya setelah mendukung para pengunjuk rasa yang berusaha menggulingkan rezim di beberapa negara Arab.
Hubungan semakin memburuk ketika Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada pertengahan 2017, menuduh negara tersebut mendukung terorisme, tuduhan yang berulang kali dibantah Qatar. Butuh waktu bertahun-tahun bagi negara-negara tersebut untuk memperbaiki hubungan.
Pada tahun 2012, Qatar mengizinkan Hamas yang didukung Iran untuk mendirikan kantor politik di Doha, yang hingga kini masih beroperasi.
Hubungan tersebut telah menjadikan Qatar mediator penting bagi Hamas selama konfliknya dengan Israel.
Doha telah mempertahankan hubungan dekat dengan negara-negara Barat, menjadi pemasok energi yang semakin penting sebagai salah satu produsen gas terbesar di dunia, dan merupakan pembeli utama senjata dari AS. Selama beberapa dekade, Doha telah menjadi lokasi pangkalan udara raksasa AS dan dinyatakan sebagai Sekutu Utama Non-NATO oleh pemerintahan Biden tahun lalu.
Hubungan semakin memburuk ketika Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada pertengahan 2017, menuduh negara tersebut mendukung terorisme, tuduhan yang berulang kali dibantah Qatar. Butuh waktu bertahun-tahun bagi negara-negara tersebut untuk memperbaiki hubungan.
Pada tahun 2012, Qatar mengizinkan Hamas yang didukung Iran untuk mendirikan kantor politik di Doha, yang hingga kini masih beroperasi.
Hubungan tersebut telah menjadikan Qatar mediator penting bagi Hamas selama konfliknya dengan Israel.
3. Memberikan Gaji bagi Petinggi dan Pejuang Hamas
Qatar juga membayar gaji sektor publik di Gaza, bagian dari tunjangan bulanan sebesar USD30 juta untuk keluarga dan bahan bakar untuk listrik, menurut Reuters.Doha telah mempertahankan hubungan dekat dengan negara-negara Barat, menjadi pemasok energi yang semakin penting sebagai salah satu produsen gas terbesar di dunia, dan merupakan pembeli utama senjata dari AS. Selama beberapa dekade, Doha telah menjadi lokasi pangkalan udara raksasa AS dan dinyatakan sebagai Sekutu Utama Non-NATO oleh pemerintahan Biden tahun lalu.
4. Jago Bermediasi
Mediasi telah lama menjadi salah satu "keahlian Qatar yang paling laku," kata Joost R. Hiltermann, direktur program Timur Tengah dan Afrika Utara di lembaga pemikir International Crisis Group di Brussels, merujuk pada sejarah panjang negara Teluk tersebut dalam bernegosiasi dengan para pemain internasional yang berselisih satu sama lain.Lihat Juga :