Presiden AS Donald Trump Dilema, Bela Qatar atau Israel

Selasa, 16 September 2025 - 09:51 WIB
loading...
A A A
Serangan Israel terhadap Qatar telah bergema di Timur Tengah, mendorong pertemuan puncak darurat Arab-Islam di Doha yang mengutuk serangan tersebut dan memperingatkan bahwa hal itu dapat menggagalkan upaya normalisasi regional.

Insiden tersebut juga menimbulkan keraguan terhadap stabilitas investasi Qatar di AS, dengan Perdana Menteri (PM) Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengecamnya sebagai "serangan pengecut" dan pelanggaran hukum internasional, serta memperingatkan bahwa Doha dapat mengambil tindakan hukum dan mempertimbangkan kembali komitmen ekonominya.

Bagi Trump, dampaknya tidak hanya mengancam kemitraan ekonomi yang telah susah payah diraih, tetapi juga dorongannya yang lebih luas untuk menengahi perdamaian dan mempertahankan perjanjian yang dipimpin AS, yang kini terancam oleh tindakan Israel yang berkelanjutan dan meningkatnya ketidakpercayaan regional.

Presiden Trump telah bertemu dengan PM Al Thani di New York setelah serangan Israel di Doha, menandakan niat Washington untuk meyakinkan sekutu Teluknya.

Pada saat yang sama, Trump mengutus Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio ke Tel Aviv untuk bertemu dengan PM Israel Benjamin Netanyahu, di mana Rubio menekankan kebijakan "tekanan maksimum" AS terhadap Iran, yang dia kategorikan sebagai sumber utama ketidakstabilan regional.

Pendekatan dua jalur ini dapat membantu Trump menyeimbangkan kepentingan keamanan Israel dengan hubungan ekonomi dan politik Qatar, mengalihkan perhatian dari serangan Israel terhadap Doha ke masalah Iran dalam upaya untuk melindungi aliansi AS yang lebih luas.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Berita Terkini
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved