AS Serang Kapal Kedua Venezuela, 3 Orang Tewas
Selasa, 16 September 2025 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Unggahan tersebut juga menyertakan video berdurasi hampir 30 detik, dengan tanda "Tidak Diklasifikasikan" di bagian atas, yang tampaknya memperlihatkan sebuah kapal di perairan meledak dan kemudian terbakar.
Kementerian Komunikasi Venezuela belum bersedia berkomentar.
Serangan terbaru ini terjadi di tengah peningkatan kekuatan militer AS yang besar di Karibia selatan. Lima pesawat tempur siluman F-35 AS terlihat mendarat di Puerto Riko pada hari Sabtu setelah pemerintahan Trump memerintahkan 10 pesawat tempur siluman untuk bergabung dalam peningkatan kekuatan tersebut.
Setidaknya ada tujuh kapal perang AS di wilayah tersebut, beserta satu kapal selam bertenaga nuklir.
Beberapa jam sebelum unggahan Trump, Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan bahwa insiden baru-baru ini antara negaranya dan Amerika Serikat merupakan "agresi" oleh AS dan bahwa komunikasi antara kedua pemerintah sebagian besar telah berakhir.
Pemerintahan Trump hanya memberikan sedikit informasi tentang serangan pertama pada 2 September, meskipun ada tuntutan dari anggota Parlemen AS agar pemerintah membenarkan tindakan tersebut.
Kementerian Komunikasi Venezuela belum bersedia berkomentar.
Serangan terbaru ini terjadi di tengah peningkatan kekuatan militer AS yang besar di Karibia selatan. Lima pesawat tempur siluman F-35 AS terlihat mendarat di Puerto Riko pada hari Sabtu setelah pemerintahan Trump memerintahkan 10 pesawat tempur siluman untuk bergabung dalam peningkatan kekuatan tersebut.
Setidaknya ada tujuh kapal perang AS di wilayah tersebut, beserta satu kapal selam bertenaga nuklir.
Beberapa jam sebelum unggahan Trump, Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan bahwa insiden baru-baru ini antara negaranya dan Amerika Serikat merupakan "agresi" oleh AS dan bahwa komunikasi antara kedua pemerintah sebagian besar telah berakhir.
Pemerintahan Trump hanya memberikan sedikit informasi tentang serangan pertama pada 2 September, meskipun ada tuntutan dari anggota Parlemen AS agar pemerintah membenarkan tindakan tersebut.
Lihat Juga :