Trump Bicara Opsi AS Invasi Venezuela: Kita Lihat Saja Apa yang Terjadi

Senin, 15 September 2025 - 15:52 WIB
loading...
A A A
Ketika ditanya apakah dia khawatir tentang kemungkinan eskalasi dari Maduro, yang telah menyebut beberapa tindakan Trump ilegal, Trump merujuk pada jutaan kematian akibat narkoba yang terjadi di AS tahun lalu.

"Yang ilegal adalah narkoba di kapal, dan narkoba yang dikirim ke negara kita, dan fakta bahwa 300 juta orang meninggal tahun lalu karena narkoba, itulah yang ilegal," jawab Trump.

Pernyataan Trump ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangan militer AS awal bulan ini menghancurkan sebuah kapal narkoba Venezuela di Karibia selatan, yang menewaskan hampir selusin tersangka teroris narkotika Tren de Aragua (TdA). Pada hari Sabtu, menteri luar negeri Venezuela menuduh personel Angkatan Laut AS menaiki kapal tuna yang membawa sembilan nelayan di perairan Venezuela, menurut The Associated Press.

Rekaman video menunjukkan kapal tersebut sesaat sebelum dihancurkan.

"Banyak narkoba yang keluar dari Venezuela. Banyak sekali Tren de Aragua," kata Trump kepada para wartawan. "Mereka berusaha keluar, tetapi kami berhasil menghentikan mereka di perbatasan Venezuela."

Pada bulan Februari, pemerintahan Trump juga menetapkan kelompok kartel narkoba seperti Tren de Aragua, Kartel Sinaloa, dan lainnya sebagai organisasi teroris asing.

Maduro bersikeras bahwa pemerintahnya telah memberantas semua jaringan perdagangan narkoba utama dan mengalahkan geng-geng terkemuka. Berbicara kepada Russia Today pada Kamis lalu, dia mengatakan bahwa Washington menggunakan perang melawan pengedar narkoba sebagai dalih untuk mendapatkan akses ke sumber daya alam negara yang melimpah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Kebakaran Hebat di Bar...
Kebakaran Hebat di Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang!
Trump Ingin Rebut Selat...
Trump Ingin Rebut Selat Hormuz, Iran Beri Respons Keras: Berbahaya!
Rekomendasi
Lima Akomodasi di Bali...
Lima Akomodasi di Bali Ini Ramah Lingkungan, Hadirkan Sajian Organik hingga Wellness Retreat
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
Atlet Berkuda Narantraya...
Atlet Berkuda Narantraya Jeihan Widjaya Naik Podium, Sabet Posisi Tiga Djiugo Next Adventure 2026
Berita Terkini
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved