Siapa yang Jadi Target Serangan Israel di Qatar?

Kamis, 11 September 2025 - 03:15 WIB
loading...
Siapa yang Jadi Target...
Israel menargetkan para pemimpin Hamas di Qatar. Foto/X/@rabiaarshad177
A A A
DOHA - Militer Israel menggambarkan serangannya terhadap sebuah kompleks perumahan di pusat kota Doha, Qatar, sebagai serangan "presisi". Dalam pernyataan resmi pada hari Selasa, gerakan Palestina Hamas mengatakan serangan itu menewaskan lima anggotanya, dan seorang perwira Qatar, tetapi tidak menewaskan delegasi negosiasinya atau salah satu pemimpin seniornya.

Siapa yang Jadi Target Serangan Israel di Qatar?

1. Khalil al-Hayya

Melansir Al Jazeera, laporan menyebutkan bahwa serangan tersebut menargetkan tokoh-tokoh senior Hamas, termasuk Khalil al-Hayya, pemimpin Hamas di Gaza yang diasingkan dan negosiator utama.

Al-Hayya menjadi semakin penting setelah pembunuhan para pemimpin tinggi Hamas, Ismail Haniyeh di Teheran, Yahya Sinwar di Gaza, dan komandan militer Mohammed Deif tahun lalu. Sinwar, yang mengambil alih kepemimpinan di Gaza setelah kematian Haniyeh, terbunuh pada akhir tahun 2024.

Dengan kehilangan tersebut, al-Hayya kini menjadi salah satu dari lima pemimpin yang memimpin dewan kepemimpinan Hamas.

Dewan kepemimpinan tersebut merupakan komite sementara beranggotakan lima orang yang dibentuk pada akhir tahun 2024 untuk memimpin kelompok tersebut selama perang.

Lahir di Jalur Gaza pada tahun 1960, al-Hayya telah menjadi bagian dari Hamas sejak didirikan pada tahun 1987. Ia menjadi sangat penting di bidang diplomatik, terutama di Qatar, yang menjadi pusat mediasi utama dengan negara-negara lain, termasuk Israel, Mesir, dan Amerika Serikat.

Beroperasi di luar Gaza memungkinkannya untuk bepergian dan berkoordinasi antarnegara tetangga tanpa hambatan blokade Israel di Gaza. Al-Hayya juga memimpin delegasi Hamas dalam perundingan yang dimediasi dengan Israel untuk mencoba mengamankan kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

Keluarga Al-Hayya menderita akibat serangan Israel: Selama perang 2014, serangan Israel menghancurkan rumah putra sulungnya, Osama, menewaskan dirinya, istrinya, dan tiga anak mereka. Dalam serangan hari Selasa, putranya, Humam, juga tewas.

Baca Juga: 15 Jet Tempur Israel Tembakkan 10 Rudal di Qatar

2. Zaher Jabarin

Menurut laporan, Zaher Jabarin juga diyakini menjadi sasaran serangan Israel. Saat ini ia menjabat sebagai kepala administrator keuangan gerakan tersebut.

Pada tahun 1993, Israel menangkap Jabarin dan menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup. Ia menghabiskan hampir dua dekade di penjara sebelum dibebaskan pada tahun 2011 sebagai bagian dari pertukaran tahanan.

Setelah dibebaskan, Jabarin dengan cepat naik pangkat di Hamas. Ia menjadi kepala biro keuangan kelompok tersebut, mengelola dan mengawasi jaringan investasi dan pendanaan yang luas. Saat ini ia juga memimpin Hamas di Tepi Barat yang diduduki, dan merupakan salah satu dari lima anggota dewan kepemimpinan.

3. Pejuang Hamas yang Tewas

Jihad Labad – direktur kantor al-Hayya
Humam al-Hayya – putra al-Hayya
Abdullah Abdul Wahid – pengawal
Moamen Hassouna – pengawal
Ahmed al-Mamluk – pengawal

Orang keenam yang tewas, menurut Qatar, adalah Kopral Bader Saad Mohammed al-Humaidi al-Dosari, seorang anggota Pasukan Keamanan Dalam Negeri (Lekhwiya).
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
30 Tahun Kudatuli, PDIP...
30 Tahun Kudatuli, PDIP Pentaskan Ulang Tragedi Berdarah Penyerbuan Kantor PDI
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Berita Terkini
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved