Terungkap! Gaji Para Anggota DPR Dunia Tahun 2025, Ada yang Cuma Rp11 Juta/Tahun

Selasa, 09 September 2025 - 19:37 WIB
loading...
A A A
Gaji tersebut sebenarnya tergolong rendah jika memperhitungkan biaya hidup.

Meskipun demikian, total kompensasi kurang lebih berlipat ganda jika tunjangan seperti tunjangan perumahan, makan, dan perjalanan diperhitungkan.

13. Brasil USD90.980 (Rp1,5 miliar)


Di sisi lain, badan legislatif Brasil digambarkan terlalu mahal. Sebanyak 513 anggota legislatif negara itu mendapatkan gaji USD90.980 per tahun.

Gaji ini hampir 18 kali lipat rata-rata upah tahunan Brasil dan mencapai 444% dari PDB per kapita, menjadikannya yang tertinggi kedua secara relatif dalam rangkuman ini. Dan ini bahkan belum sepersekian dari penghasilan mereka yang sebenarnya.

Sebuah studi tahun 2021 oleh Institut Matematika Murni dan Terapan (IMPA) di Rio de Janeiro menemukan bahwa anggota legislatif Brasil memiliki pendapatan kotor tahunan setara dengan USD5 juta.

Menurut PoliticalSalaries.com, Presiden Brasil Luiz InĂ¡cio Lula da Silva mendapatkan gaji setara dengan USD64.000 per tahun, tetapi sekali lagi, ini belum termasuk pengeluaran yang tidak diungkapkan.

14. Cile USD94.140 (Rp1,5 miliar)


Sebanyak 155 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Chili digaji USD94.140 per tahun, yang 11 kali lebih tinggi daripada rata-rata upah tahunan dan 285% dari PDB per kapita nasional.

Namun, beberapa perwakilan terpilih justru mendapatkan gaji yang jauh lebih besar.

Tahun lalu, badan legislatif tersebut diguncang skandal gaji menyusul pengungkapan oleh surat kabar La Segunda yang mengungkapkan bahwa 35 pejabat tinggi digaji lebih dari USD128.400 per tahun, lebih besar daripada gaji Presiden Gabriel Boric.

15. Prancis USD99.520 (Rp1,6 miliar)


Para anggota Majelis Nasional Prancis yang beranggotakan 577 orang digaji USD99.520 per tahun, tiga kali lipat dari rata-rata pendapatan di negara tersebut. Anggota majelis juga berhak mengklaim hingga USD77.508 per tahun untuk pengeluaran, mulai dari perjalanan hingga akomodasi.

Tahun lalu, permintaan kebebasan informasi menghasilkan publikasi slip gaji Presiden Emmanuel Macron. Slip tersebut mengungkapkan ia memperoleh 14.586,32 euro pada Januari 2024, setara dengan sekitar USD191.000 untuk tahun tersebut.

16. Selandia Baru USD98.990 (Rp1,6 miliar)


Parlemen Selandia Baru memiliki 123 anggota parlemen yang digaji USD98.990 per tahun, hampir tiga kali lipat gaji rata-rata negara tersebut sebesar USD34.170.

Anggota parlemen Selandia Baru menikmati banyak fasilitas, termasuk tunjangan perumahan, perjalanan gratis, dan makanan gratis.

Namun, sistem ini rentan terhadap penyalahgunaan, dan beberapa politisi, termasuk Perdana Menteri Christopher Luxon dan Anggota Parlemen Tim Costley dan Kieran McAnulty, telah menghadapi tuduhan penyalahgunaan tunjangan yang didanai pembayar pajak.

17. Jepang USD105.120 (Rp1,7 miliar)

Sebanyak 465 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Jepang digaji USD105.120 per tahun, empat kali lipat dari gaji tahunan rata-rata negara tersebut.

Pejabat juga dapat mengklaim pengeluaran hingga USD81.620 dan berhak atas tunjangan lainnya.

Para perwakilan terpilih Jepang tentu saja tidak kekurangan. Pada penghitungan terakhir tahun 2023, pendapatan keseluruhan rata-rata mereka mencapai USD172.119, dengan saldo bank mereka meningkat setelah pemotongan gaji sebesar 20% yang diberlakukan selama pandemi COVID-19 dicabut.

Baca juga: PM Nepal Mundur Usai Demonstrasi Berdarah Tewaskan 19 Orang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
2 Anggota DPR Amerika...
2 Anggota DPR Amerika Serikat Mundur karena Skandal Seks
WNI Diduga Jadi Tentara...
WNI Diduga Jadi Tentara Israel, Ini Besaran Gaji Serdadu IDF
Presiden Iran Blak-blakan...
Presiden Iran Blak-blakan Gajinya Kini Hanya Senilai Rp17 Juta karena Penurunan Nilai Mata Uang
Anggota DPR Ilhan Omar...
Anggota DPR Ilhan Omar Diserang dengan Cairan Misterius saat Serukan Pembubaran ICE
Perusahaan China Tawarkan...
Perusahaan China Tawarkan Bonus Rp2 Miliar bagi Karyawan yang Turunkan Berat Badan
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Tanoto Scholars Gathering...
Tanoto Scholars Gathering 2026 Perkuat Kepemimpinan 240 Penerima Beasiswa TELADAN
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved