Gilead Sciences AS Ekspor Remdesivir untuk Obat COVID-19

Senin, 04 Mei 2020 - 10:14 WIB
loading...
Gilead Sciences AS Ekspor...
Dua ampul remdesivir. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Perusahaan bio farmasi Amerika Serikat (AS); Gilead Sciences, menyatakan telah mengekspor remdesivir sebagai obat untuk mempercepat pemulihan para pasien virus corona baru (COVID-19).

CEO Gilead Sciences Daniel O'Day mengatakan perusahaannya memastikan remdesivir tersedia untuk pasien di Amerika yang distribusinya melalui pemerintah. Selain itu, kata dia, anti-virus itu juga telah dieskpor.

Menurut O'Day perusahaannya mendonasikan seluruh pasokan obat yang ada, yakni 1,5 juta botol, yang cukup untuk mengobati 100.000 hingga 200.000 pasien. Dia tidak merinci negara-negara tujuan ekspor.

"Kami telah mengekspor untuk uji klinis dan untuk menggunakan ribuan kursus pengobatan," kata O'Day di program "Face the Nation" CBS, yang dikutip Senin (4/5/2020).

"Dan kolaborasi kami dengan pemerintah telah sedemikian rupa, kami sangat transparan dengan mereka di Amerika Serikat dan kami memiliki hubungan yang baik dengan alokasi di masa depan," ujarnya.

Regulator AS pada hari Jumat mengizinkan remdesivir sebagai obat eksperimental untuk penggunaan darurat terhadap COVID-19 setelah uji klinis utama menunjukkan obat itu mempersingkat waktu pemulihan pada beberapa pasien virus corona baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Ngeri! Jendela Pesawat...
Ngeri! Jendela Pesawat Lepas, Lansia Nyaris Tersedot Keluar saat Penerbangan dari Yunani
Rekomendasi
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Perkuat Kolaborasi,...
Perkuat Kolaborasi, Google Siap Dukung Revisi UU Hak Cipta
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved