Eks Bodyguard Korut Ungkap Vila Rahasia Dinasti Kim: Jika Pemimpin Mati, Kami Pun Mati

Senin, 08 September 2025 - 09:30 WIB
loading...
A A A
"Semuanya terbaik, daging terbaik, minuman terbaik, wanita-wanita terbaik," kata Kang. "Sementara itu, di luar, orang-orang kelaparan."

Dia mengeklaim penjaga seperti dirinya tidak pernah diundang masuk.

“Kami berjaga-jaga. Kami bisa mendengar musiknya, tetapi kami tidak pernah masuk. Peran kami adalah menjaga rahasia. Kami diberitahu bahwa bahkan nyawa kami adalah miliknya,” lanjutnya.

Kang mengeklaim korps pengawal hanyalah salah satu roda penggerak dalam sistem yang lebih luas yang dirancang untuk mencekik informasi dan menegakkan loyalitas.

“Anda dipilih berdasarkan tiga hal: latar belakang keluarga, penampilan, dan loyalitas Anda,” katanya. “Jika Anda tidak memiliki salah satunya, Anda tersingkir.”

Aturan-aturan tersebut mencerminkan sistem songbun yang mengklasifikasikan 25 juta warga Korea Utara berdasarkan leluhur dan loyalitas mereka kepada rezim. Radio dan televisi dikunci untuk saluran negara, media asing dilarang, dan anak-anak diindoktrinasi sejak usia dini.

“Kami tumbuh dengan keyakinan bahwa keluarga Kim seperti dewa,” kata Kang. “Anda tidak bertanya. Anda hanya patuh.”

Kang bahkan mengeklaim bahwa dia dan rekan-rekannya diberi wewenang untuk menembak warga sipil di tempat, jika mereka terlalu dekat dengan kompleks.

“Jika seseorang muncul di pagar, kami langsung menembak,” katanya.

“Begitulah cara Anda mendapatkan imbalan. Aturannya jelas: hanya orang mati yang menyimpan rahasia.”

Ketika Kang didemobilisasi dari jabatannya pada usia 31 tahun, dia mengatakan dia mendapati dirinya tinggal di negara yang hampir tidak dia kenal. Kontras antara kelebihan yang dia jaga dan kesengsaraan yang dia saksikan di luar tembok mengejutkannya.

“Saya melihat mayat-mayat di jalan, keluarga-keluarga menjual apa saja untuk bertahan hidup,” katanya. “Saya kehilangan istri saya karena TBC. Saya bahkan tidak bisa melindungi keluarga saya. Sementara itu, pemimpin berpesta setiap malam. Itu menghancurkan saya.”

Dia mengatakan kepercayaannya pada rezim runtuh dengan cepat setelah melihat gambaran utuhnya. Dia mengeklaim bahwa dia juga ditolak untuk naik jabatan karena kerabat jauhnya terbukti berkhianat.

Dihadapkan dengan kelaparan yang terus-menerus, Kang mengatakan dia menyadari bahwa dia tidak punya masa depan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Berita Terkini
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved