AS Tolak Visa 80 Pejabat Palestina yang Hendak Hadiri Sidang PBB di New York

Minggu, 07 September 2025 - 08:36 WIB
loading...
A A A
Presiden Palestina Mahmoud Abbas termasuk di antara puluhan pejabat Palestina yang baru-baru ini diblokir untuk menghadiri sidang Majelis Umum PBB di New York akhir bulan ini, setelah pejabat AS mencabut visanya dan menuduh Otoritas Palestina dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), yang keduanya dipimpin Abbas, telah merusak upaya perdamaian.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada 16 Agustus bahwa mereka telah menangguhkan persetujuan visa kunjungan khusus untuk warga Palestina dari Gaza.

Hamas, yang ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh AS, memerintah Gaza ketika ratusan pejuang bersenjatanya menyerang Israel pada 7 Oktober 2023, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 251 orang. Serangan tersebut memicu serangan militer Israel yang besar dan berkelanjutan, yang menewaskan setidaknya 63.459 warga Palestina, menurut Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas.

Kebijakan visa AS kini secara efektif telah diperluas untuk mencakup warga dari Tepi Barat dan diaspora Palestina yang lebih luas.

Ketika ditanya tentang langkah terbaru ini, pernyataan juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan: "Pemerintahan Trump mengambil langkah-langkah konkret untuk mematuhi hukum AS dan keamanan nasional kami terkait pembatasan dan pencabutan visa yang diumumkan bagi pemegang paspor Otoritas Palestina (PA). Kami merujuk Anda ke pengumuman publik tersebut untuk informasi lebih lanjut tentang pembatasan dan pencabutan tersebut."

"Setiap keputusan visa adalah keputusan keamanan nasional, dan Departemen Luar Negeri sedang memeriksa dan mengadili keputusan visa bagi pemegang paspor Otoritas Palestina sebagaimana mestinya," imbuhnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Heboh Bendera Saudi...
Heboh Bendera Saudi Tak Diletakkan di Atas Rumput Selama Laga Piala Dunia, Kenapa?
Rekomendasi
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved