Israel Akan Usir Warga Palestina Keluarga Gaza, Posisi Mesir Serba Salah

Sabtu, 06 September 2025 - 19:45 WIB
loading...
Israel Akan Usir Warga...
Posisi Mesir serba salah dengan rencana Israel mengusir warga Gaza. Foto/X
A A A
GAZA - Rencana Israel sejak awal perang adalah mengusir warga Palestina keluar dari Jalur Gaza. Itu diungkapkan Luciano Zaccara, seorang analis politik Timur Tengah, kepada Al Jazeera. Dampaknya, posisi Mesir serba salah.

"Yang ingin mereka lakukan adalah melenyapkan orang-orang, mengusir orang-orang, sebanyak mungkin warga Palestina dari Jalur Gaza, dengan gagasan bahwa mereka dapat melakukannya secara sukarela," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa tidak ada unsur kesukarelaan dalam langkah tersebut karena Israel mendorong warga Palestina ke "kamp konsentrasi di selatan".

"Setiap kali mereka pergi mencari makanan atau apa pun, mereka juga dibunuh. Jadi, jika Anda diberi kesempatan untuk melarikan diri dan menyelamatkan diri, Anda akan melakukannya."

Rencana Israel menempatkan Mesir dalam "situasi yang sangat sulit di mana, demi alasan kemanusiaan, mereka harus membuka gerbang, karena jika tidak, orang-orang akan disingkirkan secara fisik di perbatasan, tetapi secara politis, itu adalah sesuatu yang tidak ingin dilakukan Mesir", kata Zaccara.

Baca Juga: Turki Mulai Produksi Massal Tank Tempur Altay

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty mengatakan deskripsi Israel tentang pemindahan paksa warga Palestina sebagai sukarela adalah "omong kosong".

Pada hari Jumat, Netanyahu mengklaim terdapat "rencana yang berbeda untuk membangun kembali Gaza" dan menuduh bahwa "separuh penduduk ingin meninggalkan Gaza", mengklaim bahwa itu "bukan pengusiran massal".

"Saya bisa membuka Rafah untuk mereka, tetapi akan segera ditutup oleh Mesir," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri Mesir mengeluarkan pernyataan yang menegaskan kembali "penolakan tegasnya terhadap pengusiran paksa warga Palestina dari tanah mereka".

"[Mesir] menekankan bahwa praktik-praktik ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum humaniter internasional dan merupakan kejahatan perang yang tidak dapat ditoleransi," tambah kementerian tersebut.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Mesir tidak akan pernah terlibat dalam praktik semacam itu atau menjadi perantara pengungsian warga Palestina, dan menyebutnya sebagai "garis merah" yang tidak dapat dilampaui.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Penghadangan Kapal Bantuan...
Penghadangan Kapal Bantuan Gaza Sebagai Pembajakan Filantropi Global, PFI Desak Pemerintah Bertindak
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
4 Tentara Wanita Israel...
4 Tentara Wanita Israel yang Dibebaskan Tersenyum dan Lambaikan Tangan ke Warga Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved