4 Alasan Trump Ubah Pentagon Jadi Departemen Perang

Minggu, 07 September 2025 - 02:15 WIB
loading...
A A A
Berita tentang perintah hari Jumat tersebut pertama kali dilaporkan oleh Fox News.

Terakhir kali nama departemen tersebut diubah adalah melalui tindakan Kongres.

3. Bukan Hal Baru, Pernah Dilakukan George Washington

Departemen Perang, sebagaimana dulu disebut, pertama kali didirikan oleh Presiden George Washington ketika beliau mendirikan Angkatan Darat negara tersebut. Namun, nama tersebut kemudian diubah pada tahun 1949 sebagai bagian dari reorganisasi militer yang lebih luas di bawah Presiden Harry Truman.

Truman menandatangani Undang-Undang Keamanan Nasional pada tahun 1947, yang menggabungkan Departemen Angkatan Laut, Departemen Angkatan Udara yang baru dibentuk, dan Departemen Angkatan Darat—sebelumnya Departemen Perang, menurut Angkatan Darat—menjadi satu organisasi yang disebut Badan Militer Nasional, di bawah menteri pertahanan sipil. Badan Militer Nasional berganti nama menjadi Departemen Pertahanan pada bulan Agustus 1949.

4. Penggantian Pangkalan dan Kapal Perang

Upaya penggantian nama Pentagon mengikuti sejumlah langkah serupa yang dilakukan Hegseth untuk mengubah nama pangkalan dan kapal. Ia membatalkan keputusan era Biden yang telah menghapus nama-nama pangkalan era Konfederasi seperti Fort Bragg dan Fort Hood, kembali ke nama-nama tersebut tetapi secara resmi menamainya dengan nama-nama individu yang berbeda dengan nama yang sama.

Pada bulan Juni, Hegseth juga memerintahkan penggantian nama sebuah kapal tanker minyak yang dinamai aktivis hak-hak gay dan veteran Angkatan Laut, Harvey Milk.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Cawe-cawe Trump Disebut...
Cawe-cawe Trump Disebut Biang Kerok Kegagalan Timnas AS di Piala Dunia 2026
Helikopternya Jatuh,...
Helikopternya Jatuh, Komandan Angkatan Laut AS Tewas di Laut Arab
Seret Jenderal Israel...
Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional
Rekomendasi
Tambahan Upah Pungut...
'Tambahan Upah Pungut Kae Ono Tho' Jadi Bahasa Kode Bupati Etik Suryani Peras Pegawai BPKAD
Harta Kekayaan Rudi...
Harta Kekayaan Rudi Margono Plt Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah Capai Rp7,2 Miliar, Ini Rinciannya
Hadir dan Sapa Masyarakat...
Hadir dan Sapa Masyarakat Batam, ACC Carnival Tebar Promo Menarik
Berita Terkini
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved