Israel Luncurkan Serangan Tahap Kedua untuk Duduki Kota Gaza

Kamis, 04 September 2025 - 16:24 WIB
loading...
Israel Luncurkan Serangan...
Tank dan kendaraan lapis baja tentara Israel terlihat di dekat perbatasan Gaza di Israel pada 1 September 2025. Foto/Tsafrir Abayov/Anadolu Agency
A A A
JALUR GAZA - Kepala Staf Israel Eyal Zamir pada hari Rabu (3/9/2025) secara resmi mengumumkan peluncuran Operasi "Kereta Gideon" tahap kedua untuk menduduki Kota Gaza. Kabar itu diungkap kantor berita Anadolu.

"Kami telah memasuki tahap kedua Operasi 'Kereta Gideon' untuk memenuhi tujuan perang. Memulangkan sandera kami merupakan misi moral dan nasional," ujar Zamir kepada pasukan Israel di lapangan.

Langkah ini diambil beberapa hari setelah militer Israel menyatakan Kota Gaza sebagai "zona pertempuran berbahaya" pada hari Jumat.

Pada 8 Agustus, Kabinet Keamanan Israel menyetujui rencana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menduduki kembali Jalur Gaza secara bertahap, dimulai dengan Kota Gaza.

PBB pada hari Rabu memperingatkan akan terjadinya pengungsian besar-besaran dan memburuknya kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza seiring meningkatnya serangan Israel.

“Rekan-rekan kami yang mendukung lokasi pengungsian memperingatkan bahwa meningkatnya permusuhan di Kota Gaza menimbulkan konsekuensi kemanusiaan yang mengerikan bagi orang-orang yang tinggal di lokasi-lokasi ini, banyak di antaranya sebelumnya mengungsi dari Gaza Utara,” ungkap juru bicara Stephane Dujarric dalam konferensi pers.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Penghadangan Kapal Bantuan...
Penghadangan Kapal Bantuan Gaza Sebagai Pembajakan Filantropi Global, PFI Desak Pemerintah Bertindak
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved