China Pamer Senjata Mengerikan, Jenderal AS: Kami Tidak Gentar!

Kamis, 04 September 2025 - 10:52 WIB
loading...
A A A
“Saya tetap optimistis bahwa kami telah berhasil melakukannya, dan kami akan terus berhasil menemukan cara untuk memitigasi ancaman dari pihak lain seiring perkembangannya, dan meningkatkan kemampuan kami sendiri, untuk dapat mendobrak pintu, memasuki anti-access area/denial areas, dan untuk dapat beroperasi di zona pertempuran senjata, sesuatu yang telah kami lakukan sebagai bangsa sejak hari pertama," imbuh dia.

Sebelumnya dalam pembicaraan tersebut, Schneider juga menawarkan rubrik dasar untuk memahami penangkalan, yang katanya disampaikan kepadanya oleh mantan kepala Komando Indo-Pasifik AS (INDOPACOM).

Dia menggambarkan penangkalan sebagai semacam persamaan matematika. Kemampuan dikalikan kemauan dikalikan pesan. Dan maksudnya, jika salah satu faktor tersebut nol, maka penangkalan juga nol. Ini bukan masalah penjumlahan. Ini masalah perkalian.

"Dalam hal ini, kemampuan merupakan faktor yang sangat penting dalam penangkalan," katanya.

"Jadi, menemukan cara agar kita dapat terus meningkatkan posisi, kemampuan, dan kemampuan kita untuk beradaptasi sebelum apa yang dilakukan musuh potensial, sejauh ini merupakan faktor terpenting."

Schneider secara khusus menyebut pesawat pengebom siluman B-21 Raider dan pesawat tempur generasi keenam F-47 sebagai contoh bagaimana Angkatan Udara meningkatkan kemampuannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Jenazah Pemimpin Tertinggi...
Jenazah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei Tiba di Teheran untuk Upacara Perpisahan
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan
Rekomendasi
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
3 Momen Kontroversial...
3 Momen Kontroversial saat Argentina Singkirkan Mesir di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved