Ketika Trump Sebut Rusia, China, Korut Berkonspirasi Melawan AS

Kamis, 04 September 2025 - 09:16 WIB
loading...
Ketika Trump Sebut Rusia,...
Presiden Donald Trump tuduh Rusia, China, dan Korea Utara berkonspirasi melawan Amerika Serikat. Foto/Gedung Putih
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menuduh China, Rusia, dan Korea Utara (Korut) berkonspirasi melawan AS. Tuduhan ini disampaikan saat parade militer akbar digelar di Beijing pada Rabu tanpa mengundang pemimpin Amerika tersebut.

Parade militer China digelar untuk menandai kemenangan atas Jepang dalam Perang Dunia II.

"Banyak warga Amerika gugur dalam perjuangan China meraih Kemenangan dan Kejayaan. Saya harap mereka dihormati dan dikenang atas keberanian dan pengorbanan mereka!" tulis Trump di akun Truth Social-nya, @realDonaldTrump.

Dia mengucapkan "hari perayaan yang agung dan abadi" kepada Presiden China Xi Jinping, seraya menambahkan, "Sampaikan salam hangat saya kepada Vladimir Putin dan Kim Jong-un, saat kalian berkonspirasi melawan Amerika Serikat."

Baca Juga: Deretan Senjata Mengerikan yang Dipamerkan China: dari Rudal Nuklir hingga Jet Tempur Siluman J-35

Ajudan kebijakan luar negeri Putin, Yury Ushakov, mengatakan pesan Trump tampaknya hanya candaan.

"Tidak ada yang merencanakan konspirasi di sini," katanya, seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (4/9/2025).

Dia menambahkan, "Saya dapat memastikan bahwa semua orang tahu peran AS, pemerintahan Trump, dan presiden secara pribadi dalam urusan internasional saat ini."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Dahsyatnya Gempa M7,8...
Dahsyatnya Gempa M7,8 di Filipina, Dasar Laut Terangkat 2 Meter Terumbu Karang Menyembul
Rekomendasi
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved