Penasihat Trump Tuding Orang India Terlalu Arogan
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
Navarro berpendapat para pembayar pajak AS akhirnya menanggung beban pembelian minyak Rusia oleh India, karena hal itu diterjemahkan menjadi keberhasilan Moskow di medan perang.
"Dan kemudian hal berikutnya yang terjadi, tentu saja, adalah Ukraina datang kepada kita dan Eropa dan berkata, beri kami lebih banyak uang," ungkap dia.
Ajudan presiden Trump itu kemudian menyebut konflik Ukraina sebagai "perang Modi," dengan alasan, "Jalan menuju perdamaian, sebagian, melalui New Delhi."
Pekan lalu, Navarro menyebut India sebagai "laundry untuk Kremlin."
Menanggapi kritik atas pembelian minyak Rusia, Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar pekan lalu mengatakan negara-negara membeli produk minyak bumi olahan dari India atas kemauan mereka sendiri.
"Dan kemudian hal berikutnya yang terjadi, tentu saja, adalah Ukraina datang kepada kita dan Eropa dan berkata, beri kami lebih banyak uang," ungkap dia.
Ajudan presiden Trump itu kemudian menyebut konflik Ukraina sebagai "perang Modi," dengan alasan, "Jalan menuju perdamaian, sebagian, melalui New Delhi."
Pekan lalu, Navarro menyebut India sebagai "laundry untuk Kremlin."
Menanggapi kritik atas pembelian minyak Rusia, Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar pekan lalu mengatakan negara-negara membeli produk minyak bumi olahan dari India atas kemauan mereka sendiri.
Lihat Juga :