Jet Tempur Siluman F-35 AS Jatuh dari Langit dan Meledak di Alaska, Es Jadi Tersangka

Kamis, 28 Agustus 2025 - 08:30 WIB
loading...
A A A
Namun, badan investigasi juga menyebutkan faktor-faktor lain.

Presiden Badan Investigasi Kecelakaan Pesawat Angkatan Udara menyatakan, "Berdasarkan sebagian besar bukti, pengambilan keputusan kru, termasuk mereka yang terlibat dalam panggilan konferensi penerbangan, kurangnya pengawasan terhadap program Bahan Berbahaya, dan kurangnya kepatuhan terhadap prosedur perawatan untuk servis hidrolik, merupakan faktor-faktor yang berkontribusi secara substansial."

Laporan tersebut menyatakan bahwa mereka yang terlibat dalam panggilan tersebut mungkin telah melihat informasi terbaru dari Lockheed Martin yang menyatakan bahwa masalah sensor "Weight on Wheels" dapat menyebabkan masalah pengendalian pesawat.

"Jika mereka mempertimbangkan potensi hasil ini, mereka kemungkinan akan menyarankan pendaratan berhenti total yang direncanakan atau ejeksi terkendali, alih-alih pendaratan darurat kedua," lanjut laporan tersebut.

Laporan investigasi lebih lanjut menambahkan bahwa prosedur penyimpanan cairan hidrolik, bahan berbahaya, mungkin juga tidak diikuti dan bahwa tabung yang digunakan untuk memperbaiki pesawat yang mengalami kecelakaan terkontaminasi dengan air dalam jumlah yang signifikan.

Namun, karena kurangnya dokumentasi, presiden badan investigasi mengatakan bahwa ia tidak dapat mengidentifikasi kapan air masuk ke dalam penyangga roda pendaratan.

F-35 generasi kelima, pesawat tempur multi-peran yang dioperasikan oleh 19 negara, telah terlibat dalam sekitar selusin kecelakaan besar sejak pertama kali terjadi pada tahun 2018. Insiden terbaru terjadi pada bulan Juli, dengan salah satu jet jatuh di sebuah lapangan di California. Namun, tingkat insiden secara keseluruhan masih relatif rendah.

Program pesawat tempur yang mahal ini telah menghadapi kritik selama pengembangannya, terutama karena kemunduran dan tantangan teknis mengakibatkan penundaan dan melonjaknya biaya. Kekhawatiran tetap ada atas penundaan dalam peningkatan terbaru, dan beberapa kritikus telah mengusulkan untuk mengganti pesawat tempur berawak dengan drone. Namun, untuk saat ini, pesawat tempur ini tetap menjadi elemen kunci kekuatan udara AS dan sekutu.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Bersumpah Balas Dendam Pembunuhan Ali Khamenei
Kebakaran Hebat Pub...
Kebakaran Hebat Pub di Thailand, 27 Orang Tewas
Rekomendasi
Momen Salam Komando...
Momen Salam Komando Jaksa Agung dan Kapolri
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
Tak Oper ke Haaland,...
Tak Oper ke Haaland, Sorloth dan Kekasihnya Diteror
Berita Terkini
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved