Trump Klaim Senjata Nuklir AS Terbanyak Sejagat, Faktanya Kalah dari Rusia

Selasa, 26 Agustus 2025 - 07:07 WIB
loading...
Trump Klaim Senjata...
Presiden Donald Trump klaim AS memiliki senjata nuklir terbanyak sejagat. Faktanya, pemilik senjata nuklir terbanyak di dunia adalah Rusia. Foto/National Museum Air Force
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim negaranya memiliki senjata nuklir terbanyak sejagat dibandingkan dengan dua rival utamanya, Rusia dan China. Namun klaim ini bertentangan dengan data lembaga internasional independen yang menunjukkan pemilik senjata nuklir terbanyak di dunia adalah Moskow.

Klaim Trump disampaikan ketika dia menyampaikan niat Washington untuk membuat kesepakatan pengurangan senjata nuklir dengan Moskow dan Beijing. Menurutnya, dia telah membahas denuklirisasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan mereka baru-baru ini di Alaska.

"Kami ingin denuklirisasi. Ini terlalu besar kekuatannya, dan kami juga telah membicarakannya," kata Trump kepada wartawan di Oval Office Gedung Putih pada hari Senin waktu Washington.

Baca Juga: China Mulai Tingkatkan Senjata Nuklir meski Berjanji Tak Jadi Pengguna Pertama

"Hari ini sangat sukses untuk hal-hal lain, karena, Anda tahu, kita juga berbicara tentang rudal, nuklir, kita berbicara tentang banyak hal yang berbeda. Kita berbicara tentang pembatasan nuklir, kita akan melibatkan China," ujarnya.

"Kita memiliki paling banyak, Rusia memiliki kedua terbanyak, dan China memiliki ketiga. Namun China jauh tertinggal, tetapi mereka akan mengejar kita dalam lima tahun," imbuh Presiden Trump, yang dilansir Russia Today, Selasa (26/8/2025).

Tidak jelas apa dasar penilaian Trump terhadap persenjataan nuklir ketiga negara tersebut. Menurut data terbaru dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), Rusia memiliki sekitar 2.591 hulu ledak nuklir yang disimpan dan sekitar 1.718 lainnya yang telah dikerahkan.

Sedangkan Amerika memiliki 1.930 hulu ledak nuklir yang disimpan dan sekitar 1.770 lainnya yang telah dikerahkan.

Menurut perkiraan SIPRI, China memiliki sekitar 576 hulu ledak nuklir, dengan hanya 24 lainnya yang telah dikerahkan. Inggris dan Prancis masing-masing memiliki 120 dan 280 hulu ledak nuklir yang telah dikerahkan.

Trump juga mengatakan bahwa dia telah berbicara kembali dengan Putin setelah KTT Alaska, yang diadakan pada 15 Agustus.

“Setiap percakapan saya dengannya adalah percakapan yang baik. Dan kemudian, sayangnya, sebuah bom dimuat ke Kyiv atau tempat lain, dan kemudian saya menjadi sangat marah karenanya. Saya pikir kita akan menyelesaikan perang. Ini sulit,” kata Trump, mengakui bahwa dia mengira perang Rusia-Ukraina akan menjadi yang paling mudah untuk diselesaikan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Parlemen Israel Setujui...
Parlemen Israel Setujui RUU Larang Kumandang Azan di Masjid-Masjid
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved