10 Negara Terbaik yang Mengizinkan Kewarganegaraan Ganda, Salah Satunya Tetangga Indonesia

Senin, 25 Agustus 2025 - 15:07 WIB
loading...
A A A
Namun, warga negara AS tetap diharapkan untuk mematuhi hukum AS, termasuk membayar pajak, di mana pun mereka tinggal. Banyak individu yang ingin memiliki kewarganegaraan ganda di AS karena peluang ekonomi, stabilitas politik, dan pengaruh global negara tersebut. Memiliki kewarganegaraan AS juga memberikan akses ke paspor yang kuat, yang memberikan kebebasan bepergian yang luas dan mobilitas internasional.

4. Inggris

Inggris Raya mengizinkan kewarganegaraan ganda, yang khususnya relevan mengingat sejarah panjang migrasi internasional negara tersebut dan statusnya sebagai pusat keuangan global. Tergantung pada keadaan mereka, individu dapat memperoleh kewarganegaraan Inggris melalui keturunan, naturalisasi, atau kelahiran.

Warga negara ganda di Inggris mendapatkan manfaat dari akses ke Layanan Kesehatan Nasional (NHS), hak untuk tinggal dan bekerja di Inggris, dan paspor yang kuat. Meskipun Brexit, Inggris tetap menjadi tujuan yang menarik bagi para profesional dan mahasiswa internasional, terutama mereka yang tertarik dengan sistem pendidikan negara yang kuat.

5. Prancis

Melansir unimoni, Prancis dikenal karena kekayaan budaya, sejarah, dan kulinernya, dan juga mengizinkan kewarganegaraan ganda. Hukum Prancis tidak mewajibkan seseorang untuk melepaskan kewarganegaraan lama mereka ketika memperoleh kewarganegaraan Prancis. Hal ini menjadikan Prancis tujuan populer bagi mereka yang ingin tinggal di Eropa sambil tetap mempertahankan kewarganegaraan asli mereka.

Memiliki kewarganegaraan ganda di Prancis memberikan akses ke Uni Eropa (UE), yang memungkinkan seseorang untuk tinggal dan bekerja di negara anggota UE mana pun. Selain itu, paspor Prancis menawarkan akses bebas visa atau visa saat kedatangan ke 189 negara, menjadikannya salah satu paspor terkuat di dunia.

6. Italia

Hukum kewarganegaraan ganda Italia sangat menguntungkan bagi mereka yang keturunan Italia. Negara ini mengizinkan seseorang untuk mengklaim kewarganegaraan melalui "jure sanguinis," atau hak darah, yang berarti jika Anda memiliki keturunan Italia, Anda mungkin memenuhi syarat untuk kewarganegaraan Italia meskipun Anda lahir di luar negeri.

Italia juga mengizinkan warga negara yang dinaturalisasi untuk mempertahankan kewarganegaraan lama mereka. Kewarganegaraan ganda di Italia menawarkan banyak manfaat, termasuk akses ke UE dan kemampuan untuk tinggal, bekerja, dan belajar di negara UE mana pun. Selain itu, warga negara Italia menikmati layanan kesehatan kelas dunia, budaya yang dinamis, dan gaya hidup berkualitas tinggi di negara tersebut.

7. Swedia

Swedia adalah negara yang sangat diminati oleh para imigran, dikenal karena nilai-nilai progresifnya, standar hidup yang tinggi, dan komitmennya terhadap kesejahteraan sosial. Negara ini mengizinkan kewarganegaraan ganda, menjadikannya pilihan yang menarik bagi para imigran.

Individu yang mencari gaya hidup yang seimbang dan damai. Undang-undang kewarganegaraan Swedia memungkinkan warga negara yang dinaturalisasi untuk mempertahankan kewarganegaraan asli mereka, dan warga negara Swedia menikmati akses ke seluruh Uni Eropa. Paspor Swedia berada di peringkat teratas di dunia, menyediakan akses bebas visa ke berbagai negara. Negara ini juga menawarkan layanan kesehatan, pendidikan, dan tunjangan sosial lainnya secara gratis kepada penduduk dan warga negaranya.

8. Irlandia

Kebijakan kewarganegaraan ganda Irlandia cukup fleksibel, menjadikannya pilihan ideal bagi individu dengan keturunan Irlandia atau mereka yang ingin dinaturalisasi. Negara ini memungkinkan individu untuk memiliki beberapa kewarganegaraan tanpa mengharuskan mereka untuk melepaskan kewarganegaraan sebelumnya. Kewarganegaraan Irlandia dapat diperoleh melalui keturunan, kelahiran, atau naturalisasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved