Kim Jong-un Pantau Langsung Korut Uji Tembak Rudal Baru yang Unik dan Spesial

Senin, 25 Agustus 2025 - 08:59 WIB
loading...
A A A
Pyongyang terus maju dalam pengembangan persenjataan dan peningkatan militernya dengan alasan keamanannya terancam oleh Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan yang kembali menggelar latihan perang gabungan. Korut meyakini latihan perang gabungan itu merupakan latihan untuk menginvasi Pyongyang.

Para pejabat dan pakar Barat meyakini Rusia menawarkan bantuan dalam program militer Korut, dan Pyongyang sangat kritis terhadap hubungan AS dengan Korea Selatan dan Jepang—negara-negara yang menyaksikan dengan kecemasan mendalam atas program senjata nuklir Korea Utara yang sedang berkembang, uji coba rudal balistik antarbenua, dan senjata hipersonik.

Komando Perserikatan Bangsa-Bangsa, pasukan multinasional yang dibentuk untuk mendukung Korea Selatan, mengatakan pada hari Minggu bahwa sekitar 30 tentara Korea Utara telah melintasi perbatasan di semenanjung tersebut pada awal pekan ini, sementara Seoul melepaskan tembakan peringatan ke arah pasukan tersebut.

Tentara Korea Utara melintasi Garis Demarkasi Militer pada hari Selasa di wilayah tempat negara utara tersebut sedang melakukan kegiatan konstruksi dan pemeliharaan, kata seorang juru bicara komando, dalam pernyataan yang dilaporkan oleh media Korea Selatan.

Pyongyang mengatakan bahwa Korea Utara sedang melaksanakan proyek pembatas permanen di dekat garis perbatasan selatan.

Menurut Pyongyang, tembakan peringatan yang dilepaskan oleh pasukan Korea Selatan merupakan provokasi serius.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan...
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved