Iran Bangun Pabrik Senjata di Beberapa Negara usai Perang Melawan Israel

Minggu, 24 Agustus 2025 - 07:36 WIB
loading...
A A A
Berbicara tentang kemajuan militer terbaru Iran, Nasirzadeh mengatakan bahwa hulu ledak mereka—dalam setahun terakhir—yang canggih dan dapat bermanuver telah diuji.

Dia menambahkan bahwa jika perang udara 12 hari pada bulan Juni berlangsung lebih lama, pasukan Israel tidak akan mampu mencegat rudal Iran, menurut laporan Iran International, Minggu (24/8/2025).

"Jika perang berlangsung 15 hari, dalam tiga hari terakhir Israel tidak akan mampu mengatasi rudal kami," ujarnya, seraya menambahkan bahwa hal ini mendorong Israel untuk menerima gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat.

Menteri tersebut mengatakan bahwa Teheran menahan diri untuk tidak menggunakan salah satu senjata terbarunya selama konflik, rudal Qassem Basir, dan menyebutnya sebagai "senjata paling presisi".

Qassem Basir, rudal balistik jarak menengah Iran, dilaporkan memiliki jangkauan sekitar 1.200 kilometer.

Pernyataan Nasirzadeh muncul setelah latihan Angkatan Laut Iran pada 21 Agustus, ketika pasukan negara itu menguji coba rudal jelajah ke target permukaan di Teluk Oman dan Samudra Hindia bagian utara. Ini adalah latihan militer pertama Iran sejak berakhirnya perang 12 hari dengan Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Soal Ujian Bocor, India...
Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran
Rekomendasi
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved