Jejak Bocah Genius Kairan Quazi: Kuliah Umur 9 Tahun, Rancang Perangkat Lunak Satelit SpaceX

Kamis, 21 Agustus 2025 - 13:42 WIB
loading...
A A A
Remaja berusia 16 tahun itu berpendapat, "Tes tidak digunakan untuk mengukur penguasaan, melainkan kemampuan untuk mengulang" dan bahwa "pabrik sekolah" modern lebih menghargai rasa takut dan pengejaran prestise daripada pembelajaran.

"Usia, privilege, dan bias bawah sadar (terkadang bahkan sadar) digunakan untuk menutup peluang," tulisnya dalam sebuah kritik pedas, menambahkan bahwa para filsuf seperti Seneca Muda dan Kaisar Romawi Marcus Aurelius mungkin menganggap sistem pendidikan saat ini berbahaya.

Dua tahun kemudian, Quazi menyalurkan pembangkangan yang sama ke arena yang berbeda. Dia menolak tawaran dari perusahaan rintisan AI dan perusahaan teknologi terkemuka untuk bergabung dengan Citadel Securities minggu ini di New York, dengan alasan budaya meritokrasi dan umpan balik instan yang dimiliki perusahaan tersebut.

"Keuangan kuantitatif menawarkan kombinasi yang cukup langka: kompleksitas dan tantangan intelektual yang juga dihadirkan oleh riset AI, tetapi dengan kecepatan yang jauh lebih cepat," ujarnya kepada Business Insider.

Di Citadel Securities, dia mengatakan, dirinya akan dapat melihat hasil karyanya dalam "hari, bukan bulan atau tahun."

Citadel Securities—perusahaan saudara dari Citadel yang terkenal—pada bagiannya, memiliki banyak alasan untuk menggembar-gemborkan kemenangan dalam merekrut si bocah genius tersebut.

Perusahaan ini, yang menangani sekitar 35% perdagangan saham ritel AS dan menghasilkan pendapatan hampir USD10 miliar pada tahun 2024, terkunci dalam persaingan bakat dengan perusahaan-perusahaan seperti OpenAI, Anthropic, dan xAI.

Merekrut seorang genius yang dulunya dianggap terlalu muda untuk LinkedIn—tetapi sekarang bekerja di persimpangan antara teknik dan pemecahan masalah kuantitatif—merupakan sebuah pencapaian simbolis bagi perusahaan perdagangan raksasa milik Ken Griffin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
5 Kemenangan Terbesar...
5 Kemenangan Terbesar Spanyol di Piala Dunia: Arab Saudi Ikut Jadi Korban
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved