Skandal Paling Memalukan! Mantan Ibu Negara Korea Selatan Susul Suaminya di Penjara

Rabu, 13 Agustus 2025 - 19:10 WIB
loading...
Skandal Paling Memalukan!...
Mantan ibu negara Korea Selatan Kim Keon-hee ditangkap atas tudingan korupsi. Foto/X/@ChinaDaily
A A A
SEOUL - Istri mantan presiden Korea Selatan yang dipenjara, Yoon Suk-yeol, Kim Keon-hee ditangkap atas serangkaian tuduhan, termasuk manipulasi saham dan penyuapan. Itu dianggap sebagai skandal paling memalukan di Korea Selatan.

Mantan ibu negara Kim Keon-hee membantah semua tuduhan dalam sidang pengadilan selama empat jam di Seoul pada hari Selasa. Namun pengadilan mengeluarkan surat perintah penahanan, dengan alasan risiko bahwa ia dapat menghilangkan bukti.

Korea Selatan memiliki sejarah mantan presiden yang didakwa dan dipenjara. Namun, ini adalah pertama kalinya mantan presiden dan mantan ibu negara dipenjara.

Yoon ditahan pada bulan Januari untuk menghadapi persidangan atas kegagalan penerapan darurat militer tahun lalu yang menjerumuskan negara ke dalam kekacauan dan akhirnya menyebabkan penggulingannya.

Jaksa penuntut mengatakan Kim, 52 tahun, meraup lebih dari 800 juta won (USD577.940; £428.000) dengan berpartisipasi dalam skema manipulasi harga yang melibatkan saham Deutsch Motors, sebuah dealer BMW di Korea Selatan.

Meskipun diduga terjadi sebelum suaminya terpilih sebagai pemimpin negara, hal ini terus membayangi sepanjang masa kepresidenannya.

Baca Juga: Pemimpin Eropa Ini Klaim Rusia Sudah Memenangkan Perang Ukraina

Ia diduga juga menerima dua tas Chanel dan sebuah kalung berlian sebagai suap dari Gereja Unifikasi yang kontroversial dengan imbalan bantuan bisnis.

Di antara dakwaan lainnya, Kim juga dituduh mencampuri pencalonan kandidat selama pemilihan sela parlemen tahun 2022 dan pemilihan umum tahun lalu.

Melansir BBC, Kim tampak khidmat saat menghadiri sidang hari Selasa dengan mengenakan setelan jas hitam dan rok hitam.

"Saya dengan tulus meminta maaf karena telah menimbulkan masalah meskipun saya bukan orang penting," ujarnya kepada para wartawan.

Saat menjabat sebagai presiden, Yoon memveto tiga RUU yang dipimpin oposisi yang meminta penyelidikan penasihat khusus atas tuduhan terhadap Kim.

Ia mengeluarkan veto terakhirnya pada bulan November, seminggu sebelum ia mengumumkan darurat militer.

Sebuah penasihat khusus dibentuk pada bulan Juni tahun ini setelah saingan Yoon, Lee Jae-myung, menjadi presiden.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
KPK Panggil Bupati Indragiri...
KPK Panggil Bupati Indragiri Hulu terkait Kasus Ajudan Gubernur Abdul Wahid
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay: Lebih dari Olahraga, Ini Hari Bersejarah!
Rekomendasi
Riri Riza Soroti Vonis...
Riri Riza Soroti Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim, Singgung Dissenting Opinion Hakim
Presiden Belarus Lukashenko...
Presiden Belarus Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Berita Terkini
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved