10 Negara Paling Religius di Dunia, Indonesia Masuk Peringkat Berapa?
Rabu, 13 Agustus 2025 - 16:16 WIB
loading...
Masjid As Salam di Bangladesh menjadi simbol religisiutan warga di negara tersebut. Foto/X/@w_emerg
A
A
A
JAKARTA - Agama merupakan kekuatan besar yang telah membentuk masyarakat dan memengaruhi kehidupan manusia selama berabad-abad. Bahkan, agama juga membangun peradaban.
Berdasarkan laporan majalah CEOWORLD dan Global Business Policy Institute, yang bertujuan mengukur religiusitas di 148 negara. Dengan menganalisis tanggapan lebih dari 370.000 warga dunia, penelitian ini menawarkan perspektif unik tentang bagaimana agama memengaruhi sistem budaya, sosial, dan politik di seluruh dunia.
BacaJuga: Zelensky Klaim Putin Raih Kemenangan Personal, Ini Alasannya
Islam menyebar dengan cepat ke seluruh Niger, dan akhirnya menjadi agama dominan di negara tersebut. Namun, negara ini juga merupakan rumah bagi beragam kelompok etnis, masing-masing dengan adat dan tradisi yang unik. Bahasa resmi Niger adalah Prancis, tetapi ada juga sejumlah bahasa lokal yang digunakan di seluruh negeri.
Keduanya dengan cepat mendapatkan popularitas di kalangan penguasa dan menyebar ke seluruh negeri dengan pembangunan kuil dan biara yang menakjubkan. Tradisi-tradisi keagamaan ini telah memainkan peran penting dalam membentuk identitas budaya dan spiritual Bangladesh dan terus memengaruhi negara tersebut hingga saat ini.
Islam masuk ke Bangladesh pada abad ke-6 dengan kedatangan para pedagang Muslim dari Timur Tengah. Islam secara bertahap mendapatkan pijakan di seluruh wilayah, akhirnya menjadi agama dominan di Bangladesh. Bangsa Eropa juga meninggalkan jejak mereka di lanskap keagamaan Bangladesh, memperkenalkan agama Kristen ke negara tersebut pada abad ke-16. Saat ini, mayoritas penduduk Bangladesh mengidentifikasi diri sebagai Muslim, dengan minoritas kecil yang menganut agama Hindu, Buddha, dan Kristen.
Frumentius kini dihormati sebagai santo di Gereja Ortodoks Ethiopia, yang telah memainkan peran penting dalam melestarikan dan memajukan iman Kristen di negara tersebut selama berabad-abad. Islam juga memiliki sejarah panjang di Ethiopia, dengan komunitas Muslim pertama diyakini telah tiba di wilayah tersebut sejak abad ke-7. Meskipun Islam tetap menjadi agama minoritas di Ethiopia, Islam telah memberikan dampak yang signifikan terhadap budaya dan sejarah negara tersebut.
Agama Yahudi juga berakar kuat di Yaman, dengan komunitas Yahudi pertama diyakini telah tiba di wilayah tersebut sejak abad ke-3. Agama Kristen tiba di Yaman pada abad ke-6, tetapi tetap menjadi agama minoritas di negara tersebut. Namun, saat ini Yaman sebagian besar merupakan negara Muslim.
Agama Kristen dibawa ke negara ini oleh misionaris Eropa pada abad ke-19, dan sejak itu menjadi agama dominan di Malawi, dengan mayoritas penduduknya mengidentifikasi diri sebagai Kristen. Islam juga memiliki sejarah panjang di Malawi, dengan para pedagang Muslim pertama tiba di pesisir Afrika Timur sejak abad ke-15. Meskipun Islam masih menjadi agama minoritas di negara ini, Islam telah memberikan dampak yang signifikan terhadap budaya dan sejarah Malawi.
Islam tiba di Indonesia pada abad ke-13, sebagian besar berkat pengaruh para pedagang Muslim dari Timur Tengah. Islam secara bertahap mendapatkan pijakan di seluruh negeri, akhirnya menjadi agama dominan di banyak wilayah Indonesia. Bangsa Eropa juga meninggalkan jejak mereka di lanskap keagamaan Indonesia, memperkenalkan agama Kristen ke negara ini pada abad ke-16. Saat ini, Indonesia merupakan rumah bagi perpaduan tradisi spiritual yang dinamis, dengan mayoritas penduduknya mengidentifikasi diri sebagai Muslim, diikuti oleh Hindu, Buddha, dan Kristen.
Agama Hindu juga memiliki sejarah panjang di Sri Lanka, dengan pulau ini menjadi rumah bagi banyak kuil dan tempat suci Hindu. Islam diperkenalkan ke pulau ini pada abad ke-7, dan agama Kristen bermula di Sri Lanka dari penjajah Eropa pada abad ke-16. Keragaman agama di Sri Lanka mencerminkan sejarah pulau yang kompleks dan beragam.
Jadi, Mauritania bukan hanya tempat yang sangat religius, tetapi juga merupakan tempat peleburan budaya dan bahasa. Islam telah menjadi kekuatan utama di Mauritania selama berabad-abad, dan ada alasan bagus untuk itu! Pertama-tama, lokasi strategis Mauritania di pantai barat Afrika menjadikannya tempat utama untuk perdagangan dan pertukaran budaya dengan Timur Tengah.
Namun, apa yang berkontribusi pada prevalensi Islam yang bertahan lama di Djibouti? Salah satu faktornya adalah lokasi strategis negara ini sebagai persimpangan perdagangan dan pertukaran budaya antara Afrika dan Timur Tengah. Hal ini memungkinkan Islam menyebar dan berakar di wilayah tersebut. Selain itu, Djibouti memiliki tradisi pendidikan Islam yang panjang dan banyak masjid yang tersebar di seluruh negeri, membantu melestarikan dan menyebarkan tradisi Islam.
Berdasarkan laporan majalah CEOWORLD dan Global Business Policy Institute, yang bertujuan mengukur religiusitas di 148 negara. Dengan menganalisis tanggapan lebih dari 370.000 warga dunia, penelitian ini menawarkan perspektif unik tentang bagaimana agama memengaruhi sistem budaya, sosial, dan politik di seluruh dunia.
10 Negara Paling Religius di Dunia, Indonesia Masuk Peringkat Berapa?
1. Somalia (Skor Agama: 99,8)
Melansir World Atlas, Somalia adalah negeri dengan latar belakang spiritual yang epik, dengan agama-agama tradisional Afrika, Islam, dan Kristen, yang semuanya meninggalkan jejak di negara ini. Islam telah memainkan peran penting di Somalia sejak abad ke-7, bahkan Somalia adalah salah satu tempat pertama yang memeluk Islam. Islam menyebar dengan cepat ke seluruh Jazirah Arab, dan Somalia menjadi pusat pembelajaran yang penting bagi dunia Muslim. Agama-agama tradisional Afrika juga memiliki akarnya yang dalam di Somalia, dengan banyak orang yang terus mempraktikkan tradisi ini berdampingan dengan Islam. Kekristenan tiba di Somalia pada abad ke-12, tetapi tetap menjadi agama minoritas di negara tersebut.BacaJuga: Zelensky Klaim Putin Raih Kemenangan Personal, Ini Alasannya
2. Niger (Skor Keagamaan: 99,7)
Dari segi budaya dan masyarakat, Niger adalah negara yang mayoritas penduduknya Muslim, dengan mayoritas penduduknya menganut Islam Sunni. Asal-usul Islam di Niger dapat ditelusuri kembali ke abad ke-15 ketika agama tersebut diperkenalkan ke wilayah tersebut melalui penyebaran Kekaisaran Songhai.Islam menyebar dengan cepat ke seluruh Niger, dan akhirnya menjadi agama dominan di negara tersebut. Namun, negara ini juga merupakan rumah bagi beragam kelompok etnis, masing-masing dengan adat dan tradisi yang unik. Bahasa resmi Niger adalah Prancis, tetapi ada juga sejumlah bahasa lokal yang digunakan di seluruh negeri.
3. Bangladesh (Skor Agama: 99,5)
Bangladesh adalah negeri dengan sejarah spiritual yang panjang dan beragam, dengan Hinduisme, Buddha, Islam, dan Kristen yang semuanya meninggalkan jejak di negara ini. Buddha dan Hinduisme tiba pada abad ke-3, dibawa oleh para pedagang dari India dan Tiongkok.Keduanya dengan cepat mendapatkan popularitas di kalangan penguasa dan menyebar ke seluruh negeri dengan pembangunan kuil dan biara yang menakjubkan. Tradisi-tradisi keagamaan ini telah memainkan peran penting dalam membentuk identitas budaya dan spiritual Bangladesh dan terus memengaruhi negara tersebut hingga saat ini.
Islam masuk ke Bangladesh pada abad ke-6 dengan kedatangan para pedagang Muslim dari Timur Tengah. Islam secara bertahap mendapatkan pijakan di seluruh wilayah, akhirnya menjadi agama dominan di Bangladesh. Bangsa Eropa juga meninggalkan jejak mereka di lanskap keagamaan Bangladesh, memperkenalkan agama Kristen ke negara tersebut pada abad ke-16. Saat ini, mayoritas penduduk Bangladesh mengidentifikasi diri sebagai Muslim, dengan minoritas kecil yang menganut agama Hindu, Buddha, dan Kristen.
4. Etiopia (Skor Agama: 99,3)
Etiopia adalah negara Afrika yang mengidentifikasi diri sebagai Kristen. Menurut tradisi Etiopia, masuknya agama Kristen ke Kekaisaran Aksum terjadi pada abad ke-4 M ketika seorang misionaris berbahasa Yunani bernama Frumentius mempertobatkan Raja Ezana. Ini menandai awal sejarah panjang agama Kristen di Etiopia, dengan agama tersebut menjadi bagian integral dari identitas budaya dan spiritual negara tersebut.Frumentius kini dihormati sebagai santo di Gereja Ortodoks Ethiopia, yang telah memainkan peran penting dalam melestarikan dan memajukan iman Kristen di negara tersebut selama berabad-abad. Islam juga memiliki sejarah panjang di Ethiopia, dengan komunitas Muslim pertama diyakini telah tiba di wilayah tersebut sejak abad ke-7. Meskipun Islam tetap menjadi agama minoritas di Ethiopia, Islam telah memberikan dampak yang signifikan terhadap budaya dan sejarah negara tersebut.
5. Yaman (Skor Keagamaan 99,1)
Yaman adalah negeri dengan sejarah spiritual yang menarik, dengan pengaruh dari Yudaisme, Kristen, dan Islam. Islam telah memainkan peran penting di Yaman sejak abad ke-7 M, ketika Nabi Muhammad mengutus menantunya untuk menjadi gubernur Yaman. Dari sana, Islam menyebar dengan cepat ke seluruh Jazirah Arab, dan Yaman menjadi pusat pembelajaran dan beasiswa yang penting bagi dunia Muslim.Agama Yahudi juga berakar kuat di Yaman, dengan komunitas Yahudi pertama diyakini telah tiba di wilayah tersebut sejak abad ke-3. Agama Kristen tiba di Yaman pada abad ke-6, tetapi tetap menjadi agama minoritas di negara tersebut. Namun, saat ini Yaman sebagian besar merupakan negara Muslim.
6. Malawi (Skor Agama 99)
Malawi adalah negeri dengan warisan spiritual yang beragam, dengan agama-agama tradisional Afrika, Kristen, dan Islam, semuanya berperan dalam membentuk budaya dan sejarah negara ini. Selama berabad-abad, Malawi telah menjadi rumah bagi perpaduan agama-agama tradisional Afrika yang semarak, dengan banyak orang yang terus-menerus mengikuti praktik-praktik ini bersama agama-agama lain.Agama Kristen dibawa ke negara ini oleh misionaris Eropa pada abad ke-19, dan sejak itu menjadi agama dominan di Malawi, dengan mayoritas penduduknya mengidentifikasi diri sebagai Kristen. Islam juga memiliki sejarah panjang di Malawi, dengan para pedagang Muslim pertama tiba di pesisir Afrika Timur sejak abad ke-15. Meskipun Islam masih menjadi agama minoritas di negara ini, Islam telah memberikan dampak yang signifikan terhadap budaya dan sejarah Malawi.
7. Indonesia (Skor Agama: 98,7)
Indonesia adalah negeri dengan sejarah spiritual yang kaya, dengan agama Hindu, Buddha, Islam, dan Kristen yang semuanya meninggalkan jejak di negara ini. Pada abad ke-1 dan ke-2 Masehi, agama Hindu dan Buddha masuk ke Indonesia melalui pelayaran para pedagang dari India dan Tiongkok. Agama-agama ini menjadi populer di kalangan elit dan menyebar ke seluruh kepulauan.Islam tiba di Indonesia pada abad ke-13, sebagian besar berkat pengaruh para pedagang Muslim dari Timur Tengah. Islam secara bertahap mendapatkan pijakan di seluruh negeri, akhirnya menjadi agama dominan di banyak wilayah Indonesia. Bangsa Eropa juga meninggalkan jejak mereka di lanskap keagamaan Indonesia, memperkenalkan agama Kristen ke negara ini pada abad ke-16. Saat ini, Indonesia merupakan rumah bagi perpaduan tradisi spiritual yang dinamis, dengan mayoritas penduduknya mengidentifikasi diri sebagai Muslim, diikuti oleh Hindu, Buddha, dan Kristen.
8. Sri Lanka (Skor Keagamaan: 98,6)
Sri Lanka memiliki sejarah agama yang panjang dan beragam. Pulau ini telah menjadi rumah bagi beragam tradisi dan praktik keagamaan selama berabad-abad, dengan pengaruh dari Hindu, Buddha, Islam, dan Kristen. Agama Buddha diperkenalkan ke Sri Lanka pada abad ke-3 SM. oleh biksu misionaris Mahinda, yang diutus oleh Kaisar India Ashoka untuk menyebarkan agama Buddha ke pulau tersebut. Tradisi Buddha berakar di Sri Lanka dan menjadi agama dominan, dengan pembangunan banyak kuil dan wihara di seluruh pulau.Agama Hindu juga memiliki sejarah panjang di Sri Lanka, dengan pulau ini menjadi rumah bagi banyak kuil dan tempat suci Hindu. Islam diperkenalkan ke pulau ini pada abad ke-7, dan agama Kristen bermula di Sri Lanka dari penjajah Eropa pada abad ke-16. Keragaman agama di Sri Lanka mencerminkan sejarah pulau yang kompleks dan beragam.
9. Mauritania (Skor Agama: 98,5)
Mauritania terletak di Afrika Utara. Negara ini memiliki sekitar 4 juta penduduk yang tinggal di dalamnya, dan mayoritas penduduk Mauritania menganut agama Islam. Meskipun negara ini tidak terlalu beragam dalam hal agama, hal itu diimbangi oleh keragaman bahasanya. Bahasa Arab adalah bahasa resmi Mauritania, tetapi banyak penduduknya juga berbicara bahasa Prancis, serta bahasa lokal seperti Soninke, Pulaar, dan Wolof.Jadi, Mauritania bukan hanya tempat yang sangat religius, tetapi juga merupakan tempat peleburan budaya dan bahasa. Islam telah menjadi kekuatan utama di Mauritania selama berabad-abad, dan ada alasan bagus untuk itu! Pertama-tama, lokasi strategis Mauritania di pantai barat Afrika menjadikannya tempat utama untuk perdagangan dan pertukaran budaya dengan Timur Tengah.
10. Djibouti (Skor Keagamaan: 98,2)
Djibouti adalah negara yang terletak di Tanduk Afrika di tepi Laut Merah. Islam telah memainkan peran sentral dalam identitas negara ini selama berabad-abad, dengan mayoritas penduduknya menganut Islam Sunni. Asal usul Islam di Djibouti dapat ditelusuri kembali ke abad ke-7 ketika para pedagang dan pemukim Arab memperkenalkan agama tersebut ke wilayah tersebut.Namun, apa yang berkontribusi pada prevalensi Islam yang bertahan lama di Djibouti? Salah satu faktornya adalah lokasi strategis negara ini sebagai persimpangan perdagangan dan pertukaran budaya antara Afrika dan Timur Tengah. Hal ini memungkinkan Islam menyebar dan berakar di wilayah tersebut. Selain itu, Djibouti memiliki tradisi pendidikan Islam yang panjang dan banyak masjid yang tersebar di seluruh negeri, membantu melestarikan dan menyebarkan tradisi Islam.
(ahm)
Lihat Juga :