China Kecam Rencana Israel Caplok Gaza: 'Itu Milik Rakyat Palestina!'
Minggu, 10 Agustus 2025 - 06:38 WIB
loading...
A
A
A
Dalam wawancara dengan Fox News pada hari Kamis, Netanyahu mengeklaim, "Kami tidak ingin [berada di Gaza] sebagai badan pemerintahan, kami ingin menyerahkannya kepada pasukan Arab yang akan memerintahnya dengan semestinya."
Akhir bulan lalu, Utusan Khusus China untuk Timur Tengah, Zhai Jun, mengatakan setiap upaya untuk mengubah status Gaza secara paksa tidak akan membawa perdamaian. Pihaknya menegaskan kembali dukungan Beijing terhadap solusi dua negara.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga mengkritik keputusan Israel, demikian pula Prancis dan Inggris.
Perang antara Hamas dan Israel dimulai pada Oktober 2023 setelah serangan mendadak oleh Hamas di Israel selatan, yang menurut rezim Zionis, menewaskan 1.200 orang dan 250 lainnya diculik sebagai sandera.
Sejak itu, lebih dari 60.000 warga Palestina, sebagian besar warga sipil, telah dibunuh oleh pasukan Israel, menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas.
Juru bicara PBB Olga Cherevko mengatakan kepada RT awal bulan ini bahwa bencana dengan skala yang tak terbayangkan telah terjadi dan terus berkembang di Gaza, seraya menuduh pasukan Israel menghalangi pengiriman makanan ke warga sipil.
Akhir bulan lalu, Utusan Khusus China untuk Timur Tengah, Zhai Jun, mengatakan setiap upaya untuk mengubah status Gaza secara paksa tidak akan membawa perdamaian. Pihaknya menegaskan kembali dukungan Beijing terhadap solusi dua negara.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga mengkritik keputusan Israel, demikian pula Prancis dan Inggris.
Perang antara Hamas dan Israel dimulai pada Oktober 2023 setelah serangan mendadak oleh Hamas di Israel selatan, yang menurut rezim Zionis, menewaskan 1.200 orang dan 250 lainnya diculik sebagai sandera.
Sejak itu, lebih dari 60.000 warga Palestina, sebagian besar warga sipil, telah dibunuh oleh pasukan Israel, menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas.
Juru bicara PBB Olga Cherevko mengatakan kepada RT awal bulan ini bahwa bencana dengan skala yang tak terbayangkan telah terjadi dan terus berkembang di Gaza, seraya menuduh pasukan Israel menghalangi pengiriman makanan ke warga sipil.
(mas)
Lihat Juga :