60 Tahun Merdeka, Berikut 5 Tantangan yang Menghantui Singapura

Sabtu, 09 Agustus 2025 - 20:42 WIB
loading...
A A A
Namun, seiring hubungan antara dua negara adidaya terbesar di dunia semakin tegang, netralitas Kota Singa dapat dipertanyakan.

Setiap peralihan ke Washington atau Beijing kemungkinan akan bersifat halus, kata Alan Chong, peneliti senior di Sekolah Studi Internasional S. Rajaratnam.

Ia mengatakan bahwa situasi ini terjadi selama pandemi COVID, ketika Washington tidak memberikan bantuan bagi ekonomi Asia.

“Hampir seluruh Asia Tenggara, termasuk Singapura, condong ke Beijing untuk mendapatkan dukungan ekonomi tanpa mengumumkannya,” kata Chong.

Kebijakan tarif hukuman Presiden AS Donald Trump juga telah menimbulkan kekhawatiran di pusat bisnis Asia Tenggara tersebut, yang sangat bergantung pada perdagangan global.

Terlepas dari ancaman kebijakan proteksionis Washington yang semakin meningkat, Chong yakin Singapura siap menghadapi badai setelah menandatangani pakta perdagangan pada tahun 2020.

Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) disepakati antara 15 negara, terutama Asia Tenggara, ditambah negara-negara ekonomi utama Asia Utara termasuk Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan.

"Ini merupakan jaminan yang sangat besar terhadap penutupan perdagangan global yang komprehensif," kata Chong.

5. Stabilitas di Dalam Negeri

Meskipun prospek internasional tampak semakin bermasalah, situasi politik domestik Singapura diperkirakan akan lebih stabil di tahun-tahun mendatang.

Partai Aksi Rakyat (PAP) yang berkuasa telah berkuasa sejak negara itu dibentuk dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan kehilangan kendali.

Dalam pemilihan bulan Mei, PAP, yang dipimpin oleh Perdana Menteri baru Lawrence Wong, memenangkan semua kursi di parlemen kecuali 10 kursi dengan perolehan suara lebih dari 65 persen.

Meskipun para pemimpin negara kemungkinan akan tetap sama dalam jangka pendek, Teo Kay Key, peneliti di Institute of Policy Studies Social Lab, mengatakan generasi muda Singapura akan segera menginginkan gaya politik yang berbeda, yang lebih terbuka dan lebih partisipatif.

“Mereka cenderung lebih menyukai diskusi dan pertukaran pandangan,” ujarnya.

“Ada juga tren yang berkembang di mana preferensi untuk melakukan diskusi terbuka, dengan pertukaran gagasan yang lebih demokratis,” tambahnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Meski Fokus Perang Iran,...
Meski Fokus Perang Iran, AS Tak Akan Berpaling dari Asia Pasifik
Menhan AS Tegaskan Tak...
Menhan AS Tegaskan Tak akan Lagi Subsidi Negara-negara Kaya
Awas! Hantavirus Sudah...
Awas! Hantavirus Sudah Sampai di Singapura, 2 Warga Diisolasi
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
AS Sebut Iran Akan Buka...
AS Sebut Iran Akan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol
Rekomendasi
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Ceferin Bilang Piala...
Ceferin Bilang Piala Dunia 2026 Tak Menarik, 13 Negara Murka
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved