AS Gelar Sayembara Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro Berhadiah Rp815,6 Miliar
Jum'at, 08 Agustus 2025 - 08:50 WIB
loading...
A
A
A
Penyelidik mengatakan kartel tersebut bekerja sama dengan pemberontak Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC), yang oleh Amerika Serikat dicap sebagai organisasi teroris.
Bondi mengatakan Maduro juga pernah bekerja sama dengan geng Venezuela Tren de Aragua dan kartel Sinaloa Meksiko.
"Badan Penegak Narkoba AS (DEA) telah menyita 30 ton kokain yang terkait dengan Maduro dan rekan-rekannya, dengan hampir tujuh ton terkait dengan Maduro sendiri," kata Bondi.
Pemerintah AS telah menyita lebih dari USD700 juta aset terkait Maduro, menurut Bondi, termasuk dua pesawat pemerintah Venezuela sejak September tahun lalu.
"Namun, rezim teror Maduro masih berlanjut," ujarnya. "Di bawah kepemimpinan Presiden Trump, Maduro tidak akan lolos dari keadilan dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kejahatannya yang keji," paparnya.
Maduro yang berusia 62 tahun, mantan sopir bus dan anggota serikat pekerja, terancam hukuman penjara seumur hidup jika dia dapat diadili dan dinyatakan bersalah di pengadilan AS.
Pada saat dakwaan disampaikan, Maduro mengecam apa yang disebutnya sebagai tuduhan "palsu dan keliru".
Pada bulan Juni, mantan kepala intelijen Venezuela Hugo Armando Carvajal mengaku bersalah atas tuduhan perdagangan narkoba dan narkotika AS.
Bondi mengatakan Maduro juga pernah bekerja sama dengan geng Venezuela Tren de Aragua dan kartel Sinaloa Meksiko.
"Badan Penegak Narkoba AS (DEA) telah menyita 30 ton kokain yang terkait dengan Maduro dan rekan-rekannya, dengan hampir tujuh ton terkait dengan Maduro sendiri," kata Bondi.
Pemerintah AS telah menyita lebih dari USD700 juta aset terkait Maduro, menurut Bondi, termasuk dua pesawat pemerintah Venezuela sejak September tahun lalu.
"Namun, rezim teror Maduro masih berlanjut," ujarnya. "Di bawah kepemimpinan Presiden Trump, Maduro tidak akan lolos dari keadilan dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kejahatannya yang keji," paparnya.
Maduro yang berusia 62 tahun, mantan sopir bus dan anggota serikat pekerja, terancam hukuman penjara seumur hidup jika dia dapat diadili dan dinyatakan bersalah di pengadilan AS.
Pada saat dakwaan disampaikan, Maduro mengecam apa yang disebutnya sebagai tuduhan "palsu dan keliru".
Pada bulan Juni, mantan kepala intelijen Venezuela Hugo Armando Carvajal mengaku bersalah atas tuduhan perdagangan narkoba dan narkotika AS.
Lihat Juga :