1 Juta Orang Hadiri Misa Penutupan Yubileum Pemuda yang Dipimpin Paus Leo XIV

Senin, 04 Agustus 2025 - 14:23 WIB
loading...
1 Juta Orang Hadiri...
Lebih dari satu juta orang hadiri misa penutupan Yubileum Pemuda. Foto/X/@TrinityRTPS
A A A
ROMA - Paus Leo XIV memimpin Misa terakhir di Roma untuk lebih dari satu juta kaum muda pada hari Minggu. Itu menjadi puncak dari ziarah yang telah menarik umat Katolik dari seluruh dunia.

"Cita-citakanlah hal-hal besar, kekudusan, di mana pun kalian berada. Jangan puas dengan yang kurang," pesan Paus Leo kepada umat, dilansir France 24.

"Yubileum Pemuda" yang berlangsung selama seminggu – puncak tahun suci Yubileum – merupakan upaya besar bagi Vatikan, dengan setengah juta peziarah muda berada di Roma hampir sepanjang minggu.

Pada Sabtu malam, sebelum doa senja yang dipimpin oleh Paus, penyelenggara mengatakan ada 800.000 orang di ruang terbuka yang luas di pinggiran timur Roma, dan pada hari Minggu Vatikan mengatakan jumlah tersebut telah meningkat menjadi satu juta.

Sebagian besar dari mereka bermalam di tenda, kantong tidur, atau di atas tikar untuk mempersiapkan Misa hari Minggu.

Di antara mereka adalah Christofer Delano, warga New York, yang mengatakan ia "sangat senang melihat Paus Leo" tetapi tertegun oleh kerumunan orang.

"Saya tidak menyangka akan bertemu semua orang ini. Saya tahu akan ada banyak orang – saya tidak tahu akan sebanyak ini," ujarnya kepada AFP.

Dalam homilinya, Paus pertama AS dan mantan misionaris ini mendorong para pemuda yang berkumpul untuk "menyebarkan antusiasme dan kesaksian iman kalian kepada setiap orang yang kalian temui!"

Vatikan telah berupaya untuk menyoroti para peziarah yang datang ke Roma dari wilayah-wilayah yang dilanda perang, dan Paus Leo berkata dalam doa Angelusnya: "Kita lebih dekat dari sebelumnya dengan kaum muda yang menderita kejahatan paling serius yang disebabkan oleh sesama manusia."

"Kita bersama kaum muda Gaza. Kita bersama kaum muda Ukraina, dengan mereka yang berasal dari setiap negeri yang berlumuran darah akibat perang," kata Paus berusia 69 tahun itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Pemimpin Iran Mojtaba...
Pemimpin Iran Mojtaba Dilaporkan Akan Pimpin Doa Bersama untuk Ali Khamenei, Muncul ke Publik?
Rekomendasi
Polisi Berpeluang Periksa...
Polisi Berpeluang Periksa Febrie Adriansyah terkait Dugaan Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Febrie Adriansyah Mundur,...
Febrie Adriansyah Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus
Tambahan Upah Pungut...
'Tambahan Upah Pungut Kae Ono Tho' Jadi Bahasa Kode Bupati Etik Suryani Peras Pegawai BPKAD
Berita Terkini
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved