Elon Musk Klaim Banyak Politikus Terkenal Partai Demokrat Jadi Pelanggan Pesta Seks

Sabtu, 02 Agustus 2025 - 17:07 WIB
loading...
Elon Musk Klaim Banyak...
Elon Musk klaim banyak politikus terkenal Partai Demokrat jadi pelanggan pesta seks. Foto/X/
A A A
WASHINGTON - Anggota senior Partai Demokrat AS dan para donatur mereka mungkin muncul dalam dokumen Epstein. Itu diungkapkan pemilik X, Elon Musk .

Pada hari Jumat, Bloomberg melaporkan bahwa agen FBI yang meninjau berkas tentang terpidana pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein telah mengidentifikasi banyak referensi ke Presiden AS Donald Trump, serta puluhan tokoh penting lainnya. Badan tersebut menekankan bahwa kemunculan nama apa pun "bukanlah bukti kejahatan atau bahkan dugaan pelanggaran."

Menanggapi laporan tersebut, seorang pengguna X menyarankan bahwa "ketika seorang Demokrat menjadi presiden, mereka akan menghapus nama-nama ini."

Namun, Musk tidak setuju, dengan mengatakan, "Mereka tidak akan melakukannya, karena para politisi Demokrat utama dan para donatur mereka juga ada dalam daftar." Ia tidak memberikan bukti atau penjelasan lebih lanjut.

Pada tahun 2019, juru bicara mantan Presiden Bill Clinton mengonfirmasi bahwa ia telah terbang dengan pesawat pribadi Epstein beberapa kali, sambil menekankan bahwa mantan pemimpin AS tersebut tidak pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein yang terkenal kejam.

Alan Dershowitz, mantan pengacara Epstein, telah menyebutkan dua nama Demokrat – mantan Senator George Mitchell dan mantan Duta Besar PBB Bill Richardson – sebagai nama yang muncul dalam dokumen tersebut, menekankan bahwa hal itu saja tidak menunjukkan adanya kesalahan.

Baca Juga; Kerahkan Rudal Oreshnik ke Belarusia, Putin Ancam Ukraina dan Eropa

Pada bulan Juni, Musk – yang berselisih dengan Trump mengenai agenda legislatifnya – mengklaim bahwa presiden ada dalam berkas Epstein, dengan menyatakan, "itulah alasan sebenarnya mengapa berkas-berkas tersebut tidak dipublikasikan." Ia kemudian menghapus unggahannya, mengakui bahwa ia "bertindak terlalu jauh."

Epstein ditangkap pada tahun 2019 atas tuduhan perdagangan seks federal yang melibatkan anak di bawah umur, dengan sebagian pelecehan terjadi di pulau pribadinya, Little St. James, yang terletak di Kepulauan Virgin AS.

Pemodal tersebut kemudian meninggal di penjara dalam apa yang dinyatakan sebagai bunuh diri. Kasus ini telah memicu pengawasan publik yang ketat, didorong oleh hubungan Epstein dengan tokoh-tokoh berpengaruh di dunia politik, keuangan, keluarga kerajaan, dan media, serta rumor tentang potensi upaya menutup-nutupi kasus tersebut.

Dalam kampanyenya, Trump berjanji untuk merilis semua dokumen terkait Epstein jika terpilih. Namun, pada Juli 2025, otoritas AS menyimpulkan bahwa Epstein tidak menyimpan apa yang disebut "daftar klien" yang dapat melibatkan rekan-rekannya yang terkenal, yang memicu kegemparan publik yang meluas.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Ekstrem! Pasangan Ini...
Ekstrem! Pasangan Ini Panjat Ujung Antena Empire State Building New York untuk Lamaran
Rekomendasi
UEFA Tolak Aturan Kartu...
UEFA Tolak Aturan Kartu Merah Pemain Tutup Mulut
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved