Turki Segera Miliki Jet Tempur Eurofighter Typhoon
Rabu, 23 Juli 2025 - 21:10 WIB
loading...
A
A
A
Healey mengatakan: "Memperlengkapi Turki dengan Typhoon akan memperkuat pertahanan kolektif NATO, dan meningkatkan basis industri kedua negara dengan mengamankan ribuan lapangan kerja terampil di seluruh Inggris untuk tahun-tahun mendatang."
Charles Woodburn, CEO BAE Systems, menambahkan: "Nota kesepahaman antara pemerintah Turki dan Inggris ini menggarisbawahi pentingnya kerja sama pertahanan jangka panjang mereka melalui NATO dan peran penting Typhoon dalam keamanan dan pertahanan di Eropa dan Timur Tengah."
Dalam pernyataan terpisah mengenai pertemuan para petinggi pertahanan, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan mereka menggarisbawahi pentingnya kedua pertemuan tersebut.
Kerja sama pertahanan jangka panjang Inggris-Turki, termasuk kolaborasi melalui NATO dan hubungan yang semakin erat di bidang industri pertahanan dan keamanan.
Keduanya "berkomitmen untuk memperdalam kemitraan strategis ini guna mendukung pencegahan kolektif aliansi," tambahnya.
Pernyataan tersebut menyatakan bahwa kedua negara terus mencapai "kemajuan luar biasa" dalam ekspor Eurofighter Typhoon, menyebutnya sebagai "awal babak baru" dalam kemitraan Inggris-Turki.
"Menyambut Turki sebagai operator Typhoon akan membangun ikatan persahabatan yang telah terjalin selama beberapa dekade antara sekutu utama NATO dan akan menjadi langkah signifikan menuju peningkatan kemampuan udara tempur canggih Turki," demikian pernyataan tersebut.
Mingguan berita Jerman Der Spiegel melaporkan pada hari Rabu bahwa Dewan Keamanan Federal Jerman telah menyetujui permintaan awal Turki untuk 40 jet tempur Eurofighter Typhoon.
Laporan tersebut menyatakan bahwa dewan menyetujui permintaan Turki pada Maret 2023 dan bahwa pesawat tersebut akan diproduksi di Inggris menggunakan suku cadang yang dipasok dari Jerman.
Charles Woodburn, CEO BAE Systems, menambahkan: "Nota kesepahaman antara pemerintah Turki dan Inggris ini menggarisbawahi pentingnya kerja sama pertahanan jangka panjang mereka melalui NATO dan peran penting Typhoon dalam keamanan dan pertahanan di Eropa dan Timur Tengah."
Dalam pernyataan terpisah mengenai pertemuan para petinggi pertahanan, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan mereka menggarisbawahi pentingnya kedua pertemuan tersebut.
Kerja sama pertahanan jangka panjang Inggris-Turki, termasuk kolaborasi melalui NATO dan hubungan yang semakin erat di bidang industri pertahanan dan keamanan.
Keduanya "berkomitmen untuk memperdalam kemitraan strategis ini guna mendukung pencegahan kolektif aliansi," tambahnya.
Pernyataan tersebut menyatakan bahwa kedua negara terus mencapai "kemajuan luar biasa" dalam ekspor Eurofighter Typhoon, menyebutnya sebagai "awal babak baru" dalam kemitraan Inggris-Turki.
"Menyambut Turki sebagai operator Typhoon akan membangun ikatan persahabatan yang telah terjalin selama beberapa dekade antara sekutu utama NATO dan akan menjadi langkah signifikan menuju peningkatan kemampuan udara tempur canggih Turki," demikian pernyataan tersebut.
Mingguan berita Jerman Der Spiegel melaporkan pada hari Rabu bahwa Dewan Keamanan Federal Jerman telah menyetujui permintaan awal Turki untuk 40 jet tempur Eurofighter Typhoon.
Laporan tersebut menyatakan bahwa dewan menyetujui permintaan Turki pada Maret 2023 dan bahwa pesawat tersebut akan diproduksi di Inggris menggunakan suku cadang yang dipasok dari Jerman.
(ahm)
Lihat Juga :