Presiden Iran Klaim Negaranya Siap Berperang Lagi dengan Israel, Berikut 4 Pemicunya
Rabu, 23 Juli 2025 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
Ia juga menekankan bahwa serangan Teheran terhadap pangkalan Al Udeid Qatar setelah serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran bukanlah serangan terhadap Qatar dan rakyatnya.
"Kami bahkan tidak memiliki pemikiran atau imajinasi bahwa harus ada permusuhan atau persaingan antara kami dan negara Qatar," katanya, seraya menambahkan bahwa ia telah menghubungi Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, pada hari serangan untuk menjelaskan posisinya.
"Saya katakan dengan jelas dan jujur bahwa kami tidak menyerang Negara Qatar, tetapi kami menyerang pangkalan Amerika yang mengebom negara kami, sementara semua niat kami terhadap Qatar dan rakyatnya baik dan positif."
Ia mengatakan Iran tidak menghentikan kerja sama dengan IAEA, dan menambahkan bahwa setiap permintaan kepada IAEA untuk mengirim inspektur kembali ke Iran akan "dipertimbangkan dengan cermat".
Para inspektur IAEA meninggalkan Iran awal bulan ini setelah Pezeshkian menandatangani undang-undang yang menangguhkan kerja sama dengan badan tersebut.
Sementara itu, perundingan akan berlangsung antara Iran, Prancis, Jerman, dan Inggris di Turki pada hari Jumat.
Ketiga pihak Eropa dalam Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) sebelumnya, yang ditandatangani Teheran dengan beberapa kekuatan dunia pada tahun 2015 sebelum AS menarik diri pada tahun 2018, menyatakan bahwa kegagalan Teheran untuk melanjutkan negosiasi akan mengakibatkan sanksi internasional kembali diberlakukan.
"Kami bahkan tidak memiliki pemikiran atau imajinasi bahwa harus ada permusuhan atau persaingan antara kami dan negara Qatar," katanya, seraya menambahkan bahwa ia telah menghubungi Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, pada hari serangan untuk menjelaskan posisinya.
"Saya katakan dengan jelas dan jujur bahwa kami tidak menyerang Negara Qatar, tetapi kami menyerang pangkalan Amerika yang mengebom negara kami, sementara semua niat kami terhadap Qatar dan rakyatnya baik dan positif."
4. Perundingan Nuklir Iran Akan Dilanjutkan
Araghchi mengatakan pada hari Senin bahwa Organisasi Energi Atom Iran masih mengevaluasi bagaimana serangan bulan lalu telah memengaruhi material yang diperkaya Iran, dan mengatakan Teheran akan segera memberi tahu Badan Energi Atom Internasional (IAEA) tentang temuannya.Ia mengatakan Iran tidak menghentikan kerja sama dengan IAEA, dan menambahkan bahwa setiap permintaan kepada IAEA untuk mengirim inspektur kembali ke Iran akan "dipertimbangkan dengan cermat".
Para inspektur IAEA meninggalkan Iran awal bulan ini setelah Pezeshkian menandatangani undang-undang yang menangguhkan kerja sama dengan badan tersebut.
Sementara itu, perundingan akan berlangsung antara Iran, Prancis, Jerman, dan Inggris di Turki pada hari Jumat.
Ketiga pihak Eropa dalam Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) sebelumnya, yang ditandatangani Teheran dengan beberapa kekuatan dunia pada tahun 2015 sebelum AS menarik diri pada tahun 2018, menyatakan bahwa kegagalan Teheran untuk melanjutkan negosiasi akan mengakibatkan sanksi internasional kembali diberlakukan.
(ahm)
Lihat Juga :