Pemimpin Spiritual Druze: Israel Manfaatkan Kekerasan Suwayda Suriah untuk Dorong Agenda Ekspansionis
Selasa, 22 Juli 2025 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Al-Mona menyuarakan kekhawatiran atas dugaan keterlibatan negara dalam elemen-elemen ekstremis, mempertanyakan apakah Suriah sedang berusaha membangun negara modern, atau membiarkan dirinya bertransformasi menjadi proyek Islam radikal.
“Meskipun pertumpahan darah meninggalkan luka yang memalukan dalam sejarah bangsa, saat ini, fokus harus beralih ke masa depan,” ungkap pemimpin Druze tersebut.
Menurutnya, solusi yang langgeng hanya akan datang melalui dialog dan dukungan dunia Arab.
"Suriah tidak dapat dibangun kembali di atas fondasi otoritarianisme, baik yang berkedok agama maupun faksionalisme politik, juga tidak dapat bertahan sebagai boneka kekuatan asing," ujar dia.
Pada 16 Juli, pesawat tempur Israel melancarkan gelombang serangan udara intensif di Damaskus, menargetkan beberapa lokasi, termasuk Kementerian Pertahanan Suriah di dekat istana presiden.
Serangan tersebut menandai eskalasi tajam dalam kampanye militer Israel, yang diklaim bertujuan melindungi minoritas Druze Arab di Provinsi Suwayda, Suriah.
“Meskipun pertumpahan darah meninggalkan luka yang memalukan dalam sejarah bangsa, saat ini, fokus harus beralih ke masa depan,” ungkap pemimpin Druze tersebut.
Menurutnya, solusi yang langgeng hanya akan datang melalui dialog dan dukungan dunia Arab.
"Suriah tidak dapat dibangun kembali di atas fondasi otoritarianisme, baik yang berkedok agama maupun faksionalisme politik, juga tidak dapat bertahan sebagai boneka kekuatan asing," ujar dia.
Pada 16 Juli, pesawat tempur Israel melancarkan gelombang serangan udara intensif di Damaskus, menargetkan beberapa lokasi, termasuk Kementerian Pertahanan Suriah di dekat istana presiden.
Serangan tersebut menandai eskalasi tajam dalam kampanye militer Israel, yang diklaim bertujuan melindungi minoritas Druze Arab di Provinsi Suwayda, Suriah.
Lihat Juga :