Prajurit Suriah Usir Pejuang Arab Badui dari Wilayah Suku Druze

Minggu, 20 Juli 2025 - 15:11 WIB
loading...
A A A
Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi, mitranya dari Suriah Asaad al-Shibani, dan utusan khusus AS untuk Suriah, Thomas Barak, “membahas situasi di Suriah dan upaya untuk mengkonsolidasikan gencatan senjata yang dicapai di sekitar Kegubernuran Suwayda untuk mencegah pertumpahan darah dan menjaga keselamatan warga sipil”, menurut pernyataan pemerintah Yordania.

Ketiga pejabat tersebut menyepakati “langkah-langkah praktis” untuk mendukung gencatan senjata, termasuk pembebasan tahanan yang ditahan oleh semua pihak, pengerahan pasukan keamanan Suriah, dan upaya rekonsiliasi masyarakat.

Safadi juga menyambut baik upaya pemerintah Suriah "komitmen untuk meminta pertanggungjawaban semua pihak yang bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap warga negara Suriah" di wilayah Suwayda, demikian pernyataan tersebut.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga mengomentari perkembangan di Suriah dalam sebuah unggahan di X, mendesak pasukan pemerintah Suriah untuk mencegah para pejuang memasuki Suwayda dan "melakukan pembantaian".

"Mereka harus meminta pertanggungjawaban dan mengadili siapa pun yang bersalah atas kekejaman, termasuk mereka yang berada di dalam kelompok mereka sendiri," ujarnya. "Lebih lanjut, pertempuran antara kelompok Druze dan Badui di dalam perimeter juga harus segera dihentikan."

Negara-negara di seluruh dunia juga menyerukan agar gencatan senjata ditegakkan.

Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy, mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa ia merasa ngeri dengan kekerasan di Suriah selatan dan bahwa "gencatan senjata yang berkelanjutan sangat penting".

Kementerian Eropa dan Luar Negeri Prancis menekankan perlunya "otoritas Suriah untuk memastikan keselamatan dan hak-hak semua lapisan masyarakat Suriah", dan menyerukan penyelidikan atas pelanggaran terhadap warga sipil di Suwayda.

Jepang juga menyatakan keprihatinan atas kekerasan tersebut, termasuk serangan Israel, dan menyerukan agar gencatan senjata segera dilaksanakan.

Jepang menambahkan bahwa mereka "sangat mendesak semua pihak terkait untuk menahan diri secara maksimal, menjaga integritas wilayah dan persatuan nasional Suriah, serta menghormati kemerdekaan dan kedaulatannya".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Pasukan AS Mundur dari...
Pasukan AS Mundur dari Pangkalan Utama Suriah, Pindah ke Yordania
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan...
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan dari Suriah ke Irak
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Abaikan Trump, Israel...
Abaikan Trump, Israel Terus Gempur Lebanon
Rekomendasi
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Berita Terkini
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Infografis
Pendapatan Arab Saudi...
Pendapatan Arab Saudi dari Pelaksanaan Haji Rp248,2 Triliun Per Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved