Prajurit Suriah Usir Pejuang Arab Badui dari Wilayah Suku Druze

Minggu, 20 Juli 2025 - 15:11 WIB
loading...
Prajurit Suriah Usir...
Prajurit Suriah usir pejuang Arab Badui dari wilayah suku Druze. Foto/X/@AK74respecter
A A A
DAMASKUS - Pemerintah Suriah memerintahkan pembersihan pejuang Badui dari Provinsi Suwayda dan menyatakan penghentian bentrokan mematikan di sana, beberapa jam setelah mengerahkan pasukan keamanan ke wilayah selatan yang bergejolak.

Pengumuman pada hari Sabtu tersebut muncul setelah Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa memerintahkan gencatan senjata baru antara kelompok Badui dan Druze, menyusul kesepakatan terpisah yang ditengahi Amerika Serikat untuk mencegah serangan militer Israel lebih lanjut terhadap Suriah.

Sesaat sebelum klaim pemerintah, terdapat laporan tembakan senapan mesin di kota Suwayda serta penembakan mortir di desa-desa terdekat.

Tidak ada laporan langsung mengenai korban jiwa.

Nour al-Din Baba, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Suriah, mengatakan dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita resmi Sana bahwa pertempuran berakhir "setelah upaya intensif" untuk melaksanakan perjanjian gencatan senjata dan pengerahan pasukan pemerintah di wilayah utara dan barat Provinsi Suwayda.

Ia mengatakan kota Suwayda, yang terletak di bagian barat provinsi tersebut, kini telah "dibersihkan dari semua pejuang suku, dan bentrokan di lingkungan kota telah dihentikan".

Pertempuran pecah minggu lalu ketika penculikan seorang sopir truk Druze di jalan raya memicu serangkaian serangan balas dendam dan mengakibatkan para pejuang suku dari seluruh negeri berbondong-bondong ke Suwayda untuk mendukung komunitas Badui di sana.

Israel mulai menyerang pada hari Rabu, melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap Suwayda dan ibu kota Suriah, Damaskus, dengan klaim bahwa serangan itu dilakukan untuk melindungi komunitas Druze setelah beberapa anggota kelompok minoritas tersebut menuduh pasukan pemerintah melakukan pelanggaran terhadap mereka.

Pasukan pemerintah Suriah mundur dari Suwayda pada hari Kamis.

Setidaknya 260 orang tewas dalam pertempuran tersebut, dan 1.700 lainnya luka-luka, menurut Kementerian Kesehatan Suriah. Namun, kelompok lain menyebutkan angka lebih dari 900 orang tewas.

Baca Juga: NATO Ketar-ketir, Akankah BRICS Jadi Aliansi Militer?

Lebih dari 87.000 orang juga mengungsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
Berita Terkini
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Infografis
Prancis Desak Israel...
Prancis Desak Israel Mundur dari Dataran Tinggi Golan Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved