3 Alasan Trump Gugat Wall Street Journal dan Rupert Murdoch senilai Rp163 Triliun

Minggu, 20 Juli 2025 - 02:20 WIB
loading...
3 Alasan Trump Gugat...
Presiden AS Donald Trump memiliki serangkaian alasan untuk menggugat Wall Street Journal. Foto/X/@WhiteHouse
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap publikasi The Wall Street Journal dan para pemiliknya, termasuk tokoh media Rupert Murdoch. Gugatan itu dengan tuntutan ganti rugi setidaknya USD10 miliar (Rp163 triliun) atas publikasi laporan mengejutkan tentang persahabatan presiden dengan pelaku kejahatan seksual kelas atas yang terkenal, Jeffrey Epstein.

Trump mengajukan gugatan tersebut di pengadilan federal di Distrik Selatan Florida pada hari Jumat, dalam upayanya untuk mencegah skandal yang berkembang seputar kasus Epstein agar tidak menyebar lebih jauh dan mengancam akan menyebabkan kerugian politik yang serius baginya.

Trump juga menginstruksikan Departemen Kehakiman AS untuk mengajukan mosi di pengadilan federal Manhattan untuk membuka segel transkrip juri agung dalam kasus Epstein dan kasus mantan rekannya, Ghislaine Maxwell, yang pada tahun 2021 dihukum atas lima dakwaan federal terkait perannya dalam pelecehan seksual Epstein terhadap gadis di bawah umur.

3 Alasan Trump Gugat Wall Street Journal dan Rupert Murdoch senilai Rp163 Triliun

1. Menyebabkan Kerugian Finansial dan Reputasi yang Sangat Besar

Dalam gugatan pencemaran nama baik tersebut, Trump menuduh Dow Jones, News Corp, Murdoch, dan dua reporter Wall Street Journal bertindak dengan niat jahat yang menyebabkan kerugian finansial dan reputasi yang sangat besar. Dow Jones, perusahaan induk surat kabar tersebut, merupakan divisi dari News Corp.

Sebelum mengajukan gugatan, Trump menulis pada Jumat pagi di platform media sosialnya, Truth Social: "Saya menantikan kesaksian Rupert Murdoch dalam gugatan saya terhadapnya dan surat kabar 'sampah' miliknya, WSJ. Itu akan menjadi pengalaman yang menarik!!!"

Menanggapi hal ini, pemilik Wall Street Journal, Dow Jones, mengatakan akan "membela dengan gigih" terhadap tuntutan hukum Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved