Hizbullah Tidak akan Serahkan Senjata Meskipun Ada Usulan AS
Sabtu, 19 Juli 2025 - 08:46 WIB
loading...
A
A
A
Salam mengakui senjata Hizbullah memainkan peran utama dalam pembebasan Lebanon Selatan dari Israel pada tahun 2000, tetapi bersikeras senjata-senjata tersebut sekarang harus berada di bawah komando negara Lebanon.
Namun, Qassem mengatakan Lebanon menghadapi bahaya eksistensial yang seharusnya diprioritaskan daripada isu pemberian monopoli negara atas penggunaan senjata.
“Setelah kami mengatasi bahaya tersebut, kami siap membahas strategi pertahanan atau strategi keamanan nasional,” ujar dia.
Hizbullah mengklaim angkatan bersenjata Lebanon telah gagal menghadapi pelanggaran Israel sejak berdirinya Israel pada tahun 1948.
Berdasarkan gencatan senjata, Hizbullah akan menarik kembali pasukannya ke utara Sungai Litani, sekitar 30 km (18 mil) dari perbatasan Israel.
Israel akan menarik pasukannya dari Lebanon, tetapi tetap menempatkan mereka di lima wilayah yang dianggap strategis dan telah melanggar gencatan senjata hampir setiap hari dengan serangan mematikan.
Namun, Qassem mengatakan Lebanon menghadapi bahaya eksistensial yang seharusnya diprioritaskan daripada isu pemberian monopoli negara atas penggunaan senjata.
“Setelah kami mengatasi bahaya tersebut, kami siap membahas strategi pertahanan atau strategi keamanan nasional,” ujar dia.
Hizbullah mengklaim angkatan bersenjata Lebanon telah gagal menghadapi pelanggaran Israel sejak berdirinya Israel pada tahun 1948.
Hizbullah Siap Konfrontasi Defensif
Berdasarkan gencatan senjata, Hizbullah akan menarik kembali pasukannya ke utara Sungai Litani, sekitar 30 km (18 mil) dari perbatasan Israel.
Israel akan menarik pasukannya dari Lebanon, tetapi tetap menempatkan mereka di lima wilayah yang dianggap strategis dan telah melanggar gencatan senjata hampir setiap hari dengan serangan mematikan.
Lihat Juga :