Mengapa Yordania Tidak Pernah Menembak Rudal Israel?
Jum'at, 18 Juli 2025 - 16:32 WIB
loading...
A
A
A
6. Yordania Memiliki Hubungan Keamanan dengan AS dan Israel
Yordania tergantung pada dukungan Amerika Serikat, termasuk dalam hal pertahanan udara, pelatihan militer, bantuan finansial, dan suplai air.
AS telah diizinkan menggunakan ruang udara Yordania untuk operasi bersama dengan Israel dan negara Barat lainnya dalam merespons ancaman Iran.
Di balik layar, Yordania bahkan berpartisipasi dalam “Middle East Air Defense Alliance” yang dipimpin Centcom AS bersama beberapa negara Arab termasuk Israel.
7. Risiko Politik dan Strategis yang Tinggi bagi Yordania
Jika Yordania pernah menembak rudal Israel—meski secara hipotetis—dampaknya bisa sangat besar. Itu akan membuka krisis diplomatik, menggagalkan perjanjian damai, dan melemahkan dukungan internasional, termasuk AS.
Kerajaan Yordania telah bertumpu pada stabilitas hubungan dengan Israel demi keamanan nasional, termasuk akses air dan stabilitas perbatasan.
Jadi, tak ada insentif strategis atau politis untuk melakukan konfrontasi terhadap Israel.
8. Sejarah Konflik masa Lalu Mengajarkan Yordania Tidak Terlibat Lagi
Melalui pelajaran pahit dari Perang Enam Hari 1967 dan pertempuran Karameh 1968, Yordania menyaksikan kerugian besar akibat konfrontasi langsung dengan Israel—termasuk kehilangan wilayah Tepi Barat dan penghancuran kekuatan udara secara drastis.
Karena itu kerajaan memilih jalur kebijakan luar negeri yang menghindari perang terbuka dan penembakan rudal Israel.
Dengan demikian, tidak adanya insiden penembakan rudal Israel oleh Yordania bukan karena lemahnya kemampuan militer, melainkan merupakan strategi diplomatik dan pertahanan pro-bela diri yang dirancang untuk menjaga stabilitas serta menghormati hubungan damai yang telah lama dibangun dengan Zionis.
Baca juga: 7 Fakta Kenapa Tentara Israel juga Menembaki Gereja di Palestina?
(sya)
Lihat Juga :