Terungkap, Amerika Serikat Bisa Kehabisan Rudal Hanya dalam 8 Hari Berperang

Jum'at, 18 Juli 2025 - 15:05 WIB
loading...
Terungkap, Amerika Serikat...
Sistem rudal HIMARS meluncurkan rudal. Foto/rfe
A A A
WASHINGTON - Mantan penasihat Pentagon, Douglas Macgregor, menyatakan Presiden Donald Trump harus diberi pengarahan tentang betapa rendahnya persediaan rudal Amerika Serikat (AS) "sebenarnya." Situasi ini sangat berbahaya jika dibiarkan.

Macgregor mendesak AS "berhenti mengirim senjata ke luar negeri" sembari memperingatkan menipisnya persediaan rudal ofensif dan defensif Amerika.

"Terjemahannya, kita bisa berperang 8 hari, lalu kita harus menggunakan nuklir," ujar mantan penasihat Pentagon itu dalam unggahan berlabel X.

Pernyataan tersebut muncul hanya beberapa hari setelah Presiden Trump mengumumkan pengiriman besar-besaran senjata AS ke Ukraina.

Rusia telah berulang kali menekankan senjata jarak jauh yang dipasok Barat digunakan pasukan Ukraina untuk menargetkan warga sipil di wilayah Rusia dan mengganggu upaya perdamaian.

Mengizinkan Ukraina menggunakan senjata-senjata ini akan mengubah sifat konflik secara fundamental, sebagaimana dinyatakan sebelumnya oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Kami akan membuat keputusan yang diperlukan berdasarkan ancaman yang kami hadapi," ujar Putin.

"Pertanyaan kuncinya adalah apakah negara-negara NATO harus dianggap terlibat langsung dalam konflik militer," tegas presiden.

Baca juga: Inilah Jenderal AS yang Diperintah Memasok Sistem Rudal Patriot ke Ukraina
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
Hanya dalam 5 Hari,...
Hanya dalam 5 Hari, 1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved